![]()
ACEH UTARA – Sejumlah warga tergabung dalam forum bersama (Forbes) menghadang alat berat milik PT Petroflexx di Gampong Meuria, Kecamatan Matang Kuli, Aceh Utara.
Penghadangan alat berat milik perusahaan sub kontraktor PT Pema Global Energi (PGE), terjadi Sabtu, 30 November 2024.
Ketua Forbes, Umar atau lebih dikenal membe mengatakan aksi penghadangan terjadi lantaran masyarakat kecewa terhadap perusahan tersebut. Sebab tidak pernah dilibatkan saat perekrutan tenaga kerja maupun lainnya.
“Masyarakat lingkungan sekitar hanya menjadi penonton, sedangkan pekerja lebih dipilih didatangkan dari luar daerah,” kata membe, Minggu, 1 Desember 2024.
Membe menyebutkan saat penghadangan alat berat kemarin, warga mengharapkan disambut langsung pihak Petroflex agar ada titik temu dalam permasalahan itu. Namun yang hadir hanya pihak kepolisian.
“Bahkan mereka juga sempat bersikeras supaya alat berat itu bisa masuk. Nyatanya polisi yang datang, mereka tidak bisa mengambil keputusan,” sebutnya.
Warga mengharapkan forum bersama turut dilibatkan atau berkoordinasi dengan segala bentuk perekrutan tenaga kerja. Sehingga warga lingkungan dapat direkrut sesuai keahlian dan kemampuan.
“Mari kita berdayakan warga sekitar,” ucapnya.
Ia juga mengharapkan ke depan tidak terjadi lagi tender di luar daerah. “Utamakan kontraktor lokal, jadi ada manfaat untuk masyarakat itu sendiri, setidaknya mengurangi pengangguran serta meningkatkan Pendapatan Asli Daerah,” pungkasnya. (Zuhra).