Banjir Meluas, Ketua PDI Perjuangan Aceh Utara Salurkan Bantuan

Aceh Utara | Fokusisnpirasi.com — Banjir yang melanda Aceh utara sejak tiga hari terakhir berdampak pada 5 Kecamatan, kini terus meluas ke 14 Kecamatan di Aceh Utara , Selasa (26/11).

Kecamatan terparah terdampak banjir, diantaranya Kecamatan Baktya, Kecamatan Seunuddon, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kecamatan Cot Girek, dan Kecamatan Lhoksukon.

Sebagian warga telah mengungsi ke tempat lebih aman, ada yang kerumah sanak saudara, ke rumah ibadah, dan di ruang sekolah.

Ketua DPC PDI Perjuangan Aceh Utara Syibral Mulasi menyalurkan bantuan tanggap darurat kepada warga yang terdampak musibah banjir.

Tim DPC PDI Perjuangan menerobos banjir membawa bantuan ke sejumlah gampong  yang terdampak di Kecamatan Tanah Jambo Aye dan Seunudon, Aceh Utara.

Baca Juga  Jamaah Umroh Kloter 43 Kembali Diberangkatkan Menuju Baitullah

Bantuan disalurkan berupa sembako kebutuhan pokok, air mineral, beras, dan serta bantuan khusus bagi keluarga rentan yang terdampak banjir.

Dalam kesempatan itu, Ketua DPC Syibral menyampaikan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial partai terhadap masyarakat. Ia juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus memonitor kondisi di lapangan dan memastikan bantuan lanjutan diberikan sesuai kebutuhan.

Dalam kegiatan penyerahan bantuan juga dihadiri Geusyik Gampong Teupin Gajah, Kecamatan Tanah Jambo Aye bersama warga yang terdampak banjir.

 

“Terimakasih Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh atas bantuan yang disalurkan kepada warga korban banjir melalui Ketua DPC PDI Aceh Utara. Semoga bisa meringankan beban para korban banjir”, ungkap Indra Sahputra, Tuha Peut, Gampong Teupin Gajah, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

Baca Juga  Jalan Lintas Kecamatan di Aceh Utara Terendam Banjir

Syibral menjelaskan bahwa bantuan yang terdiri dari Sembako, didistribusikan langsung ke beberapa titik lokasi terdampak banjir.

“Saya berharap pemerintah serius menangani persolan banjir yang kerap menghantui warga setiap musim hujan. Pemerintah diharapkan dapat melakukan normalisasi sungai dan pembersihan aluer yang tersumbat, serta memperbaiki tanggul sungai yang jebol”, tutup Syibral.

Masyarakat tetap siaga dan waspada, karena hingga rabu dini hari, instensitas hujan masih tinggi melanda kawasan Aceh Utara, dan sekitarnya. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *