Pasokan Air PDAM Kerap Mati, Warga Aceh Utara Desak Bupati Copot Direktur PDAM

Aceh Utara |Fokus inspirasi.com –Gangguan pasokan air bersih kerap terjadi di wilayah Aceh Utara hingga menuai kekecewaan dari para pelanggan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM). Warga menilai manajemen PDAM Aceh Utara tidak mampu menjamin kebutuhan dasar masyarakat, sehingga mendesak Bupati Aceh Utara untuk mencopot Direktur PDAM yang dinilai gagal menjalankan tugasnya.

Keluhan tersebut disampaikan oleh Muzakir, salah seorang pelanggan PDAM yang berdomisili di Kecamatan Meurah Mulia. Ia mengaku sangat kesal karena pasokan air ke rumahnya sering mengalami pemadaman tanpa pemberitahuan yang jelas. Menurutnya, kondisi ini sudah berlangsung cukup lama dan semakin merugikan masyarakat.

Baca Juga  Mualem Serahkan 200 Paket Dan Uang Tunai Saat Berbuka Puasa Dengan Korban Konflik Dan Fakir Miskin Di Aceh Timur

“Air PDAM ini satu hari normal, seminggu bisa mati. Kami sebagai pelanggan sangat dirugikan. Saya menilai ini karena ketidakmampuan Direktur PDAM dalam mengendalikan roda manajemen dan distribusi air bersih,” ujar Muzakir kepada wartawan.

Muzakir menegaskan bahwa air bersih merupakan kebutuhan  kehidupan sehari-hari, mulai dari keperluan memasak, mandi, mencuci, hingga kebutuhan sanitasi lainnya. Oleh karena itu, ia menilai persoalan air tidak bisa dianggap sepele dan harus menjadi prioritas utama pemerintah daerah.

“Air ini bukan kebutuhan tambahan, tapi kebutuhan pokok. Kalau pasokannya sering mati, bagaimana masyarakat mau beraktivitas dengan normal? Kami membayar tagihan setiap bulan, tapi pelayanan tidak maksimal,” tambahnya dengan nada kecewa.

Baca Juga  Pengawasan Takaran BBM dan LPG Jelang Ramadan dan Idul Fitri

Ia juga meminta Bupati Aceh Utara untuk segera turun tangan dan mengevaluasi kinerja jajaran PDAM Aceh Utara. Menurutnya, pergantian pimpinan perlu dilakukan apabila direktur yang menjabat saat ini tidak mampu memberikan solusi nyata atas permasalahan yang terus berulang.

Desakan serupa, kata Muzakir, juga datang dari sejumlah warga lainnya yang mengalami kondisi yang sama. Mereka berharap pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap keluhan masyarakat dan segera mengambil langkah tegas demi menjamin ketersediaan air bersih bagi seluruh pelanggan PDAM di Aceh Utara.

Hingga berita ini diturunkan, pihak  PDAM Aceh Utara maupun Pemerintah Kabupaten Aceh Utara belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan warga tersebut. Masyarakat berharap ada penjelasan terbuka serta solusi konkret agar persoalan air bersih tidak terus berlarut-larut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *