Gajah Obrak-abrik Kebun Warga, Begini Respon PJ Bupati Aceh Timur

Warga memperlihatkan jejak Gajah Liar usai merusak perkebunan warga di Desa Peunaron Baru Kecamatan Peunaron, Aceh Timur. Foto: Istimewa

Aceh Timur | Fokusinspirasi.com – Puluhan Kawanan Gajah liar (Elephas maximus sumatrensis) kembali memasuki perkebunan dan mengobrak-abrik tanaman warga di Desa Peunaron Baru Kecamatan Peunaron, Aceh Timur, Senin (03/02/2025).

Konflik Gajah dan manusia belum usai, menyebabkan warga merugi hingga puluhan juta rupiah. Peristiwa itu diduga terjadi akibat perluasan lahan sehingga ruang gerak “Poe Meurah” kian sempit.

Baca Juga  Bupati Ayahwa Hadiri Prosesi Peusijuek 423 Jamaah CJH Tahun 2025
Warga menerima marcon sebagai alat mengusir Gajah Liar. Foto: Istimewa

Menanggapi hal tersebut, Juru Bicara Pemerintah Aceh Timur, Muntasir Ramli mengatakan, “iya benar, tadi malam sekira jam 10.30 WIB, kami mendapatkan informasi dan laporan dari Anggota DPRK Aceh Timur, Muhammad Syuhada, bahwa ada sekawanan gajah liar memasuki perkebunan dan merusak tanaman warga.

“Pj Bupati Aceh Timur, Amrullah M Ridha, langsung berkoordinasi dengan Kepala BKSDA Aceh dan Kepala BKSDA, lanjut Muntasir, langsung menurunkan tim ke Aceh Timur tadi malam dan tim dibagi dua, penanganan gajah di Peunaron dan Harimau di Indra Makmur, “ujar Muntasir.

Baca Juga  Tujuh Desa di Kuta Makmur Dilanda Banjir

“Atas nama Pemerintah Aceh Timur, kami menghanturkan ucapan terima kasih kepada Kepala BKSDA Aceh atas respon cepat dalam penanganan gajah dan harimau di Aceh Timur,” tutup Muntasir.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *