Kabel Listrik Menggantung Rendah di Permukiman, Warga Khawatir Keselamtan Terancam

kabel listrik menggantung rendah di Gampong Teupin Beulangan, Kecamatan Samudera, Aceh Utara. Foto:RM

Aceh Utara | Fokusinspirasi.com – Warga Gampong Teupin Beulangan, Kecamatan Samudera, Aceh Utara mengeluhkan kondisi kabel listrik yang menggantung rendah di kawasan permukiman, 04 Juli 2026.

Kondisi tersebut disebut telah berlangsung selama kurang lebih tiga tahun tanpa adanya penanganan dari pihak terkait.

Menurut warga, tinggi kabel listrik dari permukaan tanah diperkirakan hanya sekitar 1,60 meter, sehingga dinilai membahayakan keselamatan masyarakat. Apalagi, lokasi kabel berada di lingkungan padat penduduk yang setiap sore ramai dijadikan tempat bermain anak-anak.

Warga menilai posisi kabel listrik tersebut jauh lebih rendah dibandingkan kabel telekomunikasi yang berada di lokasi yang sama. Kondisi ini memicu kekhawatiran, terutama saat cuaca hujan, karena dikhawatirkan dapat membahayakan keselamatan warga.

Baca Juga  Warga Laporkan Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Dana BLT ke Polisi

“Kami sudah berulang melapor ke kantor PLN di Samudera, namun belum ada tindak lanjut. Kami sangat khawatir karena kabel ini sudah lama menggantung rendah. Anak-anak sering bermain di sekitar lokasi. Saat hujan, rasa waswas semakin besar karena takut terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” ujar Sayuti salah seorang warga.

Masyarakat berharap pihak PLN segera turun ke lokasi untuk melakukan pemeriksaan dan perbaikan terhadap kabel listrik tersebut sebelum terjadi insiden yang dapat mengancam keselamatan jiwa.

Baca Juga  Apa Motif di Balik Kaburnya Puluhan Tahanan di Lapas Kelas II B Kutacane?

Manager PT PLN (Persero) UP3 (Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan) Lhokseumawe, Husni saat dikonfirmasi terkait keluhan warga langsung meminta share lokasi kabel yang rendah tersebut, dan meminta nomor kontak warga yang bisa dihubungi untuk segera ditindaklanjuti.

Warga juga meminta pemerintah gampong dan instansi terkait ikut berkoordinasi agar penanganan dapat segera dilakukan demi memberikan rasa aman bagi masyarakat yang beraktivitas di kawasan tersebut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *