![]()
Aceh Utara | Fokusinspirasi.com – Setelah hampir lima tahun menanti, petani di Aceh Utara akhirnya melihat titik terang atas proyek Bendungan Krueng Pase. Pemerintah memastikan, irigasi strategis ini akan mulai difungsikan pada Desember 2025.
Hal itu terungkap dalam diskusi penting yang digelar Rabu (28/05/2025) di ruang kerja Bupati Aceh Utara. Hadir dalam pertemuan tersebut Bupati Ismail A Jalil (Ayah Wa), Ketua Komisi II DPRK Aceh Utara Geuchik Romi, perwakilan Balai Wilayah Sungai (BWS) Jhoni Rahmad, Kepala Dinas PUPR M Jafar, Kadis Pertanian Irwandi, serta sejumlah camat dan tokoh masyarakat dari lima kecamatan terdampak proyek.
Tokoh Masyarakat Setuju Air Tidak Dibuka
Salah satu keputusan penting dari diskusi tersebut adalah kesepakatan tokoh masyarakat untuk tidak membuka aliran irigasi selama pengerjaan berlangsung, baik di sisi kiri maupun kanan bendungan. Langkah ini diambil demi memaksimalkan pengerjaan proyek dan memastikan hasil akhir yang optimal.
“Pihak rekanan saat ini sedang fokus pada normalisasi saluran kanan dengan pengerahan alat berat. Ini sebagai percepatan menjelang pengerjaan besar pasca Idul Adha, kita akan kawal terus progres proyek bendungan yang menjadi hajat ribuan petani kita di 9 Kecamatan yang mengharap air untuk ke sawah” jelas Geuchik Romi.
Sementara itu, Bupati Ayah Wa menekankan pentingnya kesabaran masyarakat demi kesuksesan proyek yang menjadi prioritas nasional tersebut. Ia mengungkapkan, pemerintah pusat telah menggelontorkan dana besar untuk proyek ini, yakni Rp46 miliar dana utama dan tambahan Rp8,9 miliar.
“Dengan anggaran sebesar ini, kita ingin hasil yang maksimal dan pekerjaan tepat waktu. Jangan sampai anggaran mubazir atau proyek mangkrak,” tegas Ayah Wa.
Rekanan pelaksana menargetkan pekerjaan di saluran kanan akan rampung pada November. Namun, dengan mempertimbangkan kemungkinan kendala teknis dan cuaca, seluruh jaringan irigasi – baik kiri maupun kanan – diproyeksikan siap difungsikan penuh pada Desember 2025.
Ayah Wa pun mengakhiri pertemuan dengan harapan besar untuk manfaat jangka panjang proyek tersebut.
“Semoga proyek ini membawa berkah dan menjadi solusi permanen bagi para petani kita. Ini bukan hanya untuk hari ini, tapi untuk generasi ke depan,” pungkasnya.