![]()
Lhokseumawe | Fokusinspirasi.com – Sebanyak 15 ekor sapi milik warga Gampong Kilometer 8, Kecamatan Simpang Keuramat, Aceh Utara terpapar virus Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).
“Sudah sepekan terakhir PMK menyerang sapi saya. Dari awalnya empat ekor kini menjadi 15 ekor,” kata Salah seorang peternak, Iskandar Kasem, Minggu, 5 Januari 2025.
Ia menyebutkan ciri-ciri sapi diketahui terserang PMK mengeluarkan air liur, ari-ari lidah mengelupas dan kondisi tubuh hewan terasa panas.
“Paling berbahaya jika terserang mulut dan bakal terancam mati,” ujarnya.
Iskandar mengobati hewan ternaknya itu menggunakan pengobatan secara tradisional, memberikan parasetamol dan amoxicillin. Dirinya juga memisahkan sapi sehat dan sakit agar tertular.
Dia mengaku biaya tambahan yang dikeluarkan dua hari sekali untuk pengobatan sapi mencapai Rp 750 ribu. Padahal sebelumnya hanya bermodalkan memberi makan pakan saja.
“Masyarakat mulai merasa khawatir ternak mereka bakal terpapar PMK dan mati,” tuturnya.