Ramadan, Momentum untuk Memperbarui Diri

Tgk Jamaluddin Haji Kadir, Pimpinan Dayah Tahfidz Qaha Ukhwatul Qur’an. Foto: Istimewa

Aceh Utara | Fokusinspirasi.com – Pimpinan Dayah Tahfidz Qaha Ukhwatul Qur’an, Tgk Jamaluddin Haji Kadir, mengajak umat Muslim menjadikan Ramadan 1446 Hijriah sebagai momentum untuk memperbarui diri. Ia menegaskan bahwa bulan suci ini adalah kesempatan berharga yang sayang jika disia-siakan.

“Ramadan adalah bulan yang dinantikan seluruh umat Muslim. Keutamaannya telah disebutkan dalam banyak hadis sahih serta penjelasan para ulama,” ujar Tgk Jamal, Minggu (9/3/2025).

Menurutnya, Ramadan seharusnya dimanfaatkan untuk meningkatkan ibadah dan mendekatkan diri kepada Allah, bukan justru diisi dengan hal-hal yang melalaikan.

Baca Juga  Warga Aceh Jadi Korban Jambret di Medan, Minta Bareskrim Bertindak

“Sebelas bulan kita disibukkan dengan berbagai aktivitas, mulai dari bekerja hingga berolahraga, yang membuat tubuh kita lelah. Maka, jadikan Ramadan sebagai waktu untuk menyegarkan kembali jiwa dengan memperbanyak ibadah,” tuturnya.

Ia juga mengimbau umat Muslim untuk mengoptimalkan ibadah, seperti salat Tarawih dan membaca Al-Qur’an.

Mengutip Kitab Tanbihul Ghafilin, Tgk Jamal menyampaikan hadis dari Abu Hurairah bahwa Rasulullah SAW bersabda:
“Bulan Ramadan, bulan penuh berkah telah datang kepadamu. Allah mewajibkan puasa atas kamu. Pada bulan ini, pintu surga dibuka, pintu neraka ditutup, setan dibelenggu, dan terdapat malam Lailatul Qadar yang lebih baik dari seribu bulan.”

Baca Juga  Jelang Ramadhan, Seribuan Warga di Lhokseumawe Serbu Pasar Murah

Berdasarkan hadis tersebut, Tgk Jamal menekankan bahwa tidak ada hal yang lebih berharga selain memperoleh ampunan Allah dan meraih surga-Nya. Oleh karena itu, Ramadan harus dimanfaatkan sebaik mungkin untuk beribadah dan bermunajat.

“Semoga Allah memberikan kita kekuatan dan pertolongan agar menjadi hamba yang terpilih di bulan suci ini,” pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *