Korban Penembakan Asal Aceh Timur Sempat Kabari Istri sedang Bermasalah

Istri bersama keluarga korban penembakan APMM angkat bicara. Foto: Istimewa.

Aceh Timur | Fokusinpirasi.com – Muhammad Hanfiah (40), korban penembakan di perairan Malaysia sempat mengirim pesan ke istri menyatakan bahwa dirinya sedang dalam masalah.

Hal itu disampaikan langsung oleh istri korban Mawaddah. Wanita ini juga mengaku sangat ingin bertemu dan berkomunikasi langsung dengan suaminya yang sedang menjalani perawatan di salah satu rumah sakit Malaysia.

Baca Juga  Krisis Pangan, RSU Fandika dan Bayu Hill Group Salurkan Bantuan bagi Korban Bencana Aceh Tengah

“Suami sempat mengirim pesan jika dia sedang bermasalah dan meminta saya untuk tidak menghubunginya,” kata Mawaddah, Selasa, 28 Januari 2025.

Muhammad Hanafiah dan Andry Ramadhana (30), warga Aceh menjadi korban dalam insiden penembakan oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) di perairan Tanjung Rhu, Selangor, Malaysia, Jumat, 24 Januari 2025.

Baca Juga  Pemerintah Gampong Blang Peuria Desak Refocusing Dana Desa 2025 untuk Pemulihan Pascabanjir

Andry Ramadhan merupakan penduduk asal Gampong Keude Pante Raja, Kecamatan Panteraja, Pidie Jaya. Sementara Muhammad Hanafiah warga Gampong Alue Bugeng, Kecamatan Peureulak Timur, Aceh Timur. (R/N)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *