
Lhokseumawe | Fokusinspirasi.com – Hujan deras serta angin kencang yang melanda wilayah Lhokseumawe dan Aceh Utara tidak berdampak terhadap aktivitas penerbangan serta pelayaran.
Prakirawan BMKG Malikussaleh, Marselinus Muaya,mengatakan kecepatan angin dan tinggi gelombang masih dalam kategori rendah-menengah. Namun pihaknya terus berkoordinasi dan memberikan informasi terbaru untuk mendukung aktivitas pelayaran maupun penerbangan.
Ia menambahkan, tinggi gelombang pesisir Aceh Utara dan Lhokseumawe 0.1 hingga 0.75 masih berkategori rendah. Sementara selat malaka bagian utara 0.75-1.25 masuk kategori rendah menengah.
“Kecepatan angin maksimum 10 sampai 18 kilometer per jam,” katanya, Minggu, 26 Januari 2025.
BMKG mengimbau kepada seluruh masyarakat waspada terhadap perubahan cuaca malam hingga dini hari, hujan sedang bahkan lebat dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang.
“Waspadai dampak curah hujan tinggi, seperti genangan atau banjir dan tanah longsor di daerah rawan terjadi bencana. Hindari beraktivitas di luar ruangan saat hujan, jangan berlindung di bawah pohon,” imbuhnya.