Tumpukan Sampah Keluarkan Bau Tak Sedap, DLHK Aceh Utara  Diminta Angkut Setiap Hari

Aceh Utara | Fokusinspirasi.com — Warga Keude Geudong, Kecamatan Samudera, mengeluhkan tumpukan sampah pasar dan sampah pertokoan yang disebut baru diangkut setiap dua hingga tiga hari sekali oleh pihak kebersihan. Kondisi tersebut membuat kawasan pasar dipenuhi sampah dan mengeluarkan bau menyengat dan dinilai sangat mengganggu aktivitas masyarakat serta para pedagang, 10 Mei 2026.

Menurut warga, keterlambatan pengangkutan sampah menyebabkan sampah menumpuk di berbagai titik, terutama di sekitar pasar dan pertokoan. Akibatnya, aroma tidak sedap terus menyebar dan membuat masyarakat merasa resah.

“Kadang sampah baru diangkut dua atau tiga hari sekali yg lebih parah bisa 4 hari. Bau sampah sangat menyengat, apalagi saat cuaca panas. Kami berharap sampah diambil setiap hari supaya lingkungan tetap bersih dan nyaman,” ujar salah seorang warga Keude Geudong.

Baca Juga  Tiga Perangkat Desa Penjual Kulit Harimau dan Beruang Madu Dilimpahkan ke Jaksa

Masyarakat menilai kondisi tersebut semakin memperburuk suasana Keude Geudong yang belakangan disebut mulai sepi aktivitas perdagangan. Warga bahkan menyebut kawasan itu kini seperti “kota hantu” akibat toko-toko yang terbengkalai hampir 5 tahun belum di lanjutkan pembuatan Oleh Pt. Bina Udaha Milik Pemerintah Daerah Setempat Setelah Melakukan Penggusuran Terhadap Padagan Kaki Lima.

Warga meminta Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Aceh Utara segera mengambil langkah serius dengan menjadwalkan pengangkutan sampah secara rutin setiap hari, terutama di kawasan pasar yang menghasilkan volume sampah cukup besar.

Baca Juga  Ketua DPRK Aceh Utara Pastikan Bantuan untuk 1.500 Santri Tidak Dialihkan

“Kami selalu membayar iuran kebersihan tepat waktu. Jadi kami berharap pelayanan pengangkutan sampah juga maksimal dan tidak menunggu sampai berhari-hari baru diangkut,” tambah warga lainnya.

Masyarakat berharap pemerintah daerah melalui DLHK Aceh Utara dapat segera merespons keluhan tersebut agar kebersihan lingkungan Keude Geudong kembali terjaga dan masyarakat dapat beraktivitas dengan nyaman tanpa terganggu bau sampah yang menyengat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *