Pasca Viral, Siswa SDN 9 Kumba Pidie Jaya Belajar Pakai Meja dan Kursi

Siswa SDN 9 Kumba, Pidie Jaya mendapatkan meja dan kursi untuk proses belajar. Foto: Ramadan.

Pidie Jaya | Fokusinspirasi.com – Siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri 9 Desa Kumba, Kecamatan Bandar Dua, Kabupaten Pidie Jaya kini mendapatkan meja dan kursi untuk belajar pasca viral di beberapa media sosial beberapa waktu lalu.

Penjabat Bupati Pidie Jaya, Ahmad Dedek mengatakan, bahwasanya meja dan kursi baru untuk SDN 9 Desa Kumba, Kecamatan Bandar Dua, telah selesai dikerjakan dan kini sudah ditempatkan di ruang kelas.

“Ini untuk memberikan kenyamanan bagi para siswa yang sebelumnya sejak September 2024, terpaksa belajar di lantai karena ketiadaan fasilitas meja dan kursi,” kata Ahmad Dedek, Rabu, (29/1/25).

Ahmad Dedek mengatakan, sebagai langkah pada inspeksi yang dilakukan Pj Bupati Pidie Jaya pada 15 Januari 2025, meminta agar kursi dewan guru sementara digunakan di dalam kelas untuk menunjang proses pembelajaran.

Selain itu, lanjutnya, langsung menuju ke tempat tukang untuk melakukan pemesanan 25 unit meja dan kursi baru guna memenuhi kebutuhan para siswa.

Kemudian, pada 16 Januari 2025, turut memerintahkan Plt Kadisdik untuk meminjam meja dari SD terdekat sebagai solusi sementara hingga meja dan kursi baru selesai dikerjakan.

“Kini kursi dan meja tersebut telah selesai semua dikerjakan dan telah ditempatkan di ruang kelas, saya sangat mengapresiasi dan berterima kasih kepada berbagai pihak yang telah berkontribusi dalam penyediaan fasilitas ini,” ujarnya

Kata Ahmad Dedek, turut juga memberikan penghargaan kepada Kepala Sekolah SDN 9 Desa Kumba atas usahanya dalam mendukung penyediaan fasilitas baru ini. Tentunya dalam hal ini pentingnya kepekaan lebih lanjut dari pihak sekolah dalam mengantisipasi kebutuhan siswa di masa mendatang.

Lanjut Ahmad Dedek, diharapkan kedepannya kepada seluruh pihak terkait, baik pemerintah, komite sekolah, maupun masyarakat, terus menjalin kerja sama dalam meningkatkan kualitas pendidikan di Pidie Jaya.

Baca Juga  Media Gathering PT PIM Diharapkan Jadi Kunci Membangun Komunikasi dan Edukasi

“Pendidikan adalah pondasi utama pembangunan, dengan fasilitas yang memadai, dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih baik bagi generasi penerus kita,” sebut Ahmad Dedek

Luncurkan SABIIN Hasil Diskusi dengan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih.

Bercermin dari kejadian SDN 9 Desa Kumba, Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya melalui Dinas Pendidikan akan meluncurkan Gerakan Sekolah Aman, Bersih, Indah, Islami, dan Nyaman (SABIIN).

Program ini bertujuan menciptakan lingkungan sekolah yang tidak hanya mendukung keamanan dan kenyamanan siswa, tetapi juga menanamkan nilai-nilai Islami serta estetika yang asri di seluruh jenjang pendidikan, mulai dari PAUD, SD, hingga SMP.

Gerakan SABIIN memiliki lima elemen utama, yakni Sekolah Aman: Menjamin keamanan fisik dan psikologis siswa di lingkungan sekolah, Bersih: Menjaga kebersihan ruang kelas, fasilitas umum, dan lingkungan sekolah, Indah: Menata sekolah agar estetis dengan taman hijau dan fasilitas rapi, Islami: Mengintegrasikan nilai-nilai Islami dalam kegiatan sehari-hari dan Nyaman: Menciptakan suasana belajar yang kondusif dari segi fasilitas maupun lingkungan.

Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya telah merancang langkah-langkah strategis guna mendukung keberhasilan program ini : yaitu akan menyusun Peraturan Bupati (Perbup) untuk menjadi landasan resmi pelaksanaan program SABIIN, memaksimalkan penggunaan dana BOS untuk proses belajar dan mengajar untuk tempat sampah terpilah, air bersih, serta merenovasi fasilitas sanitasi yang tidak layak, membuat taman sekolah, menanam pohon, dan mengecat ulang bangunan sekolah agar terlihat indah dan asri.

Menyelenggarakan program edukasi kebersihan dan Islami untuk siswa, melatih guru menjadi contoh dalam menerapkan nilai-nilai Islami dan budaya bersih,  membentuk Tim Penilai SABIIN untuk menilai dan memantau pelaksanaan program di setiap sekolah, menyusun indikator penilaian kebersihan, keindahan, nilai Islami, dan kenyamanan, mengadakan penghargaan tahunan untuk sekolah terbaik dan lomba antar-sekolah dalam kategori kebersihan, keindahan, dan nilai Islami.

Baca Juga  Ibu-Ibu dan Remaja Semarakkan Malam Ramadan dengan Tadarus Al-Qur’an

Gerakan SABIIN akan dilaksanakan secara bertahap dengan jadwal kegiatan sebagai berikut, pertemuan dengan Kepala Sekolah PAUD, SD, dan SMP dijadwalkan pada Kamis, 30 Januari 2025 pukul 14.30 di Kantor Dinas Pendidikan.

Kemudian uji coba di lapangan pada Jumat, 31 Januari 2025 pukul 08.30 WIB hingga 12.00 WIB di beberapa sekolah percontohan, peluncuran resmi gerakan SABIIN pada Selasa, 4 Februari 2025 di salah satu sekolah.

Pj Bupati Pidie Jaya, Ahmad Dadek, turut mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang mendukung keberhasilan program ini, termasuk peran aktif tokoh agama, DPRK, media, masyarakat, dan perusahaan melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).

“Gerakan SABIIN adalah wujud nyata komitmen kami untuk menciptakan lingkungan pendidikan yang aman, bersih, indah, Islami, dan nyaman bagi generasi muda Pidie Jaya. Kami percaya, dengan dukungan semua pihak, program ini akan memberikan dampak positif yang berkelanjutan,” ujar Ahmad Dadek.

Melalui Gerakan SABIIN, kata Ahmad Dedek, diharapkan seluruh elemen masyarakat dapat bersinergi dalam mewujudkan sekolah yang menjadi kebanggaan bersama sekaligus pondasi pembangunan sumber daya manusia di Pidie Jaya. Ide SABIIN ini juga hasil diskusi dengan Bupati dan Wakil terpilih dan nantinya mereka akan melanjutkan kegiatan ini.

“Semua hal-hal negatif ada hikmahnya yang dapat dijadikan pelajaran untuk kebijakan di masa yang akan datang,” imbuhnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *