Lima Kuburan Warga Amblas Ke sungai Kreung Pasee di Aceh Utara

Anggota DPRK Aceh Utara, bersama warga memperlihatkan kuburan yang sudah jatuh ke sungai Krueng PaseeFOTO (muzakir ) 

Aceh Utara | Fokusinspirasi.Com _Sebanyak lima kuburan yang berada di daerah bendungan Irigasi Krueng Pasee, tepatnya Desa Leubok Tuwe, Kecamatan Meurah Mulia, Kabupaten Aceh Utara tergerus longsor ke sungai.

Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Utara,dari partai nanggroe aceh (PNA)Zulfadly alias toke adek mengatakan, saat ini sudah lima kuburan yang sudah jatuh akibat longsor ke sungai, dan belasan lainnya terancam amblas juga.

“Apabila ini tidak ditangani segera maka belasan kuburan lainnya juga akan amblas ke sungai, termasuk salah satunya kuburan milik Tgk. Batee Puteh yang merupakan kuburan salah satu ulama kata Zulfadli alias toke adek Jumat, 21 Februari 2025.

Baca Juga  Anggota DPRK Aceh Utara Timbun Jalan Rusak Dengan Dana Pribadi

Zulfadly alias Toke mengungkapkan ,longsor di pinggiran sungai ini terjadi sejak tiga bulan yang lalu, apabila ini tidak segera ditangani, tidak menutup kemungkinan kembali melebar baik itu ke areal kuburan, perkebunan warga, ataupun jalan.

“Karena kita melihat, selain kuburan yang tergerus ke sungai, ada kebun warga yang sedikit demi sedikit jatuh ke sungai,” sebutnya.

Toke adek secara tegas memintak kepada pihak rekanan perusahaan yang menangani bendungan krueng pasee ini, agar mengganti rugi mesin pompanisasi mereka yang jatuh ke sungai akibat dari penutupan aliran air, karena sebelumnya pihak rekanan sudah berjanji secara lisan akan membantu kerusakan pomponisasi warga yang rusak akibat amblas ke sungai beberapa waktu yang lalu, hingga kini pihak perusahaan belum merespon keluhan masyarakat lima desa ini.

Baca Juga  DWP Aceh Salurkan Bantuan Ramadan untuk Warga Terdampak Banjir

Meskipun, lanjut Zulfadli, sebelumnya pihak perusahan telah berkoordinasi dengan Kechik yang katanya hanya memberikan bantuan untuk evakuasi mesin itu dari sungai.

Namun kita memintak kejelasan dan pihak perusahaan yang menangani bendungan Krueng pasee tersebut.

Karena pompanisasi tersebut diperuntukkan untuk lima desa agar masyarakat bisa bercocok tanam saat ke sawah,selama kerusakan bendungan Krueng pasee tersebut” ujarnya”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *