Keseruan dan Kehangatan Bersama Anak-anak Desa Kuala Kereutou dengan Mahasiswa KPM UIN SUNA

 

Aceh Utara |Fokus inspirasi. Com — Keceriaan terpancar dari wajah anak-anak Kelompok Bermain (KB) Trauma Healing di Desa Kuala Kereutou, Kecamatan Lapang, saat menyambut kedatangan mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) Mandiri 16 Tematik Kebencanaan dari Universitas Islam Negeri Sultanah Nahrasiyah (UIN SUNA) Lhokseumawe. Kehadiran para mahasiswa menghadirkan suasana penuh semangat, kehangatan, dan kebahagiaan di tengah aktivitas belajar mereka.

Kegiatan yang berlangsung pada Senin, 16 Februari 2026 tersebut membawa suasana baru dalam proses belajar dan bermain anak-anak. Selain menambah semangat, kehadiran mahasiswa juga menghadirkan keceriaan di tengah upaya pemulihan pascabencana yang dialami warga setempat.

Baca Juga  RUU Kepulauan Usulan DPD RI Masuk Prolegnas 2025, Selain UU PA — Haji Uma Tegaskan: Status Otsus Aceh Jangan Terusik

Menurut Ketua kelompok Kuliah Pengabdian masyarakat (KPM) Safinatus sufia Mengatakan,Pendampingan yang dilakukan mahasiswa tidak hanya berfokus pada kegiatan belajar formal. Mereka juga berupaya membangun kedekatan emosional dengan anak-anak melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan. Hal ini dinilai penting mengingat Kelompok Bermain tersebut berada di wilayah yang terdampak banjir, sehingga kegiatan yang dilakukan turut menjadi bagian dari upaya trauma healing.

Kedekatan yang terjalin antara mahasiswa dan anak-anak pun tercipta dengan cepat. Bahkan pada hari itu, anak-anak terlihat lebih bersemangat daripada para mahasiswa. Dengan polos, mereka bertanya dalam bahasa Aceh, “Ditanyeng le aneuk mit, kak awak roneuh ino sibuleun kan?” yang berarti, “Kak, kalian sebulan di sini kan?”

Pertanyaan sederhana tersebut menjadi bukti bahwa kehadiran mahasiswa memberikan kesan mendalam bagi anak-anak di Desa Kuala Kereutou.

Baca Juga  Motorcrooss Grasstrack Seri 4 Aceh, Mualem: Terus Berlatih Raih Prestasi Lebih Tinggi

Berbagai aktivitas interaktif turut meramaikan kegiatan tersebut, mulai dari edukasi ringan, bernyanyi bersama, hingga permainan trauma healing. Permainan seperti ice breaking, tebak gerakan hewan, oper karet menggunakan sedotan, serta oper tepung menjadi bagian dari kegiatan yang dirancang untuk melatih keterampilan motorik, kemampuan sosial dan komunikasi, konsentrasi, serta kreativitas dan imajinasi anak-anak.

Suasana kebersamaan yang hangat dan menyenangkan mewarnai seluruh rangkaian kegiatan. Pada akhir acara, beberapa anak dengan bangga menunjukkan keberhasilan mereka meraih juara dalam permainan yang dilakukan. Para mahasiswa pun memberikan pujian serta pelukan hangat sebagai bentuk apresiasi atas semangat mereka.

Bagi mahasiswa KPM UIN SUNA, kegiatan pengabdian di Desa Kuala Kereutou tidak sekadar menjalankan kewajiban akademik. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi pengalaman kemanusiaan yang penuh makna. Kenangan yang tercipta diharapkan dapat menjadi penyemangat bagi anak-anak untuk terus belajar dan tumbuh dengan ceria, meskipun pernah menghadapi masa sulit akibat bencana.””ujarnya””

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *