
Lhokseumawe | Fokusinspirasi.com – Seribuan warga Kecamatan Muara Dua, Kota Lhokseumawe serbu pasar murah yang dilaksanakan oleh Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi dan UKM setempat.
Salah seorang warga, Hilmia menyebutkan, demi mendapatkan harga sembako lebih murah, terpaksa harus mengantri sejak pagi tadi sekira pukul 08.00 WIB.
“Kami mengantri sejak pukul 08.00 WIB meskipun pembagian nya dimulai pukul 10.00 WIB,” kata Hilmia kepada awak media, Rabu, (19/2/25).
Hilmia mengatakan, dengan dilaksanakan pasar murah ini tentu sudah sangat membantu warga untuk mendapatkan harga sembako lebih murah dari pasar, terlebih menjelang ramadhan harga kebutuhan naik.
“Disini selisih harganya bisa mencapai Rp5 ribu, dan per KTP itu hanya mendapatkan satu paket sembako berupa beras, gula, minyak goreng dan telur ayam,” tutup Hilmia.
Sementara itu, Kepala Bidang Perdagangan pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan Koperasi (Disperindagkop) Lhokseumawe, Winda azminda Roza, menyebutkan, pada 2025 ini pasar murah dilaksanakan dalam rangka menyambut bulan suci ramadhan. Salah satu syarat warga untuk membeli sembako di pasar murah hanya perlu membawa KTP.
“Pasar murah ini dilaksanakan di masing-masing kecamatan satu titik,” ujar Winda.
Disebutkan, pasar murah dimulai pada 17 Februari 2025 di Kecamatan Blang Mangat, selanjutnya 18 Februari di Kecamatan Muara Satu, dan 19 Februari di Kecamatan Muara Dua, serta terakhir di Kecamatan Banda Sakti.
Dalam kegiatan ini, secara keseluruhan turut menyediakan beras sebanyak 5600 kilogram yang ukuran 10 kilogram per sak, diberikan subsidi Rp5 ribu perkilogram sehingga dijual Rp96 ribu.
Selanjutnya, disediakan 500 papan telur, subsidi Rp7 ribu dan dijual Rp43 ribu per papan, minyak goreng per dua liter disediakan 1500 liter dengan subsidi Rp5 ribu per liter, harga jual Rp33 ribu.
Terakhir terdapat gula pasir per dua kilogram disediakan sebanyak 1500 kilogram dengan subsidi Rp5 ribu per kilogram, dan dijual Rp28 ribu per dua kilogram.