ITB BERSAMA WOMEN RANGER KENALKAN SEEDPOD UNTUK PERCEPAT REGENERASI ROTAN ACEH

Banda Aceh | Fokusinspirasi.com – Tim Lintas Fakultas Institut Teknologi Bandung (ITB) berkolaborasi dengan komunitas Women Ranger (Mpu Uteun) Desa Damaran Baru meluncurkan SeedPod Smart-Nursery portabel berbasis plasma sebagai solusi pembibitan untuk meningkatkan regenerasi rotan berkelanjutan di hutan Aceh.

‎Regenerasi rotan di alam menghadapi tantangan serius pada fase germinasi dan pertumbuhan awal. Banyak biji tidak mampu berkecambah, sementara bibit muda yang tidak terlindungi rentan terhadap hama dan tekanan lingkungan.

‎Akibatnya, tingkat keberhasilan hidup (survival rate) bibit rotan di alam jarang melebihi 5 persen. Kondisi ini menjadi ancaman bagi keberlanjutan rotan sebagai sumber daya ekologis maupun komoditas ekonomi penting bagi masyarakat.

‎Untuk menjawab persoalan tersebut, tim ITB mengembangkan SeedPod, sebuah
‎nursery portabel skala komunitas berkapasitas 50–100 bibit per unit.

‎Teknologi ini dilengkapi sistem penyiraman otomatis serta perlindungan terhadap hama, sehingga mampu mengoptimalkan fase pertumbuhan awal sebelum bibit dipindahkan kembali ke kawasan hutan.

‎“SeedPod ini kami rancang sebagai teknologi yang sederhana, mudah dirawat, dan bisa langsung dikelola masyarakat, namun tetap efektif meningkatkan keberhasilan pembibitan rotan,” jelas Indria Herman, Ph.D., dari FTMD ITB (02/12/2025).

‎Pendekatan desain SeedPod mengintegrasikan rekayasa sistem sederhana, pertimbangan ekologis, dan prinsip keberlanjutan sosial.

Baca Juga  Program “Jaya Sakti Menyapa”, Satgas Yonif 113/JS Rangkul Masyarakat Pedalaman Homeyo Papua Tengah

Setiap unit dirancang agar dapat dirakit, dipindahkan, dan direplikasi menggunakan material yang mudah diperoleh di desa. Dengan demikian, SeedPod tidak hanya berfungsi sebagai alat pembibitan, tetapi juga sebagai platform pembelajaran teknologi tepat guna yang mendorong kemandirian masyarakat dalam pengelolaan sumber daya hutan.

‎Keunggulan program ini terletak pada penempatan Women Ranger (Mpu Uteun) sebagai aktor utama pelaksana di lapangan.

 

Para ibu penjaga hutan Damaran Baru terlibat langsung dalam pengoperasian SeedPod, perawatan bibit harian, pencatatan pertumbuhan, hingga pemantauan kesiapan tanam. Keterlibatan aktif ini menjadi kunci keberlanjutan pembibitan sekaligus memperkuat peran perempuan dalam konservasi dan ekonomi berbasis komunitas.

‎“Pelibatan Women Ranger memastikan proses transfer pengetahuan tidak berhenti pada kegiatan proyek semata, melainkan menjadi praktik rutin yang tertanam di tingkat desa,” ujar Deny.

‎Kegiatan yang berlangsung pada 1–3 Desember 2025 meliputi Pembuatan prototipe SeedPod Smart-Nursery berbasis plasma, Pelatihan teknis pembibitan rotan berkelanjutan serta penyusunan handbook aplikatif bagi komunitas, Produksi materi dokumentasi dan publikasi berupa video jurnal, konten media nasional, dan materi pameran.

‎Program ini mendapat dukungan dari GIZ (Deutsche Gesellschaft für Internationale Zusammenarbeit) dan Jelajah Rattan, mitra yang konsisten mendorong pengelolaan rotan berkelanjutan di Indonesia.

‎Melalui sinergi antara ITB, Women Ranger, dan para mitra, Desa Damaran Baru diharapkan dapat berkembang sebagai model desa pembibitan rotan berkelanjutan berbasis komunitas mengintegrasikan inovasi teknologi sederhana, pemberdayaan perempuan, pelestarian ekosistem hutan tropis, serta penguatan ekonomi lokal.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *