Aplikasi LIBAT Resmi Launching di RSUD dr. Fauziah Bireuen

Bireuen | Fokusinspirasi.com – UPTD RSUD dr. Fauziah Bireuen resmi meluncurkan inovasi pelayanan publik berbasis digital terbaru bernama Aplikasi Layanan Intat Ubat (LIBAT).

Peluncuran aplikasi ini dilaksanakan pada Jumat, 31 Juli 2026, dengan mengusung tema besar “Solusi Tanpa Antri, Obat Diantar Sampai ke Rumah”.

Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T, Dandim 0111/Bireuen, Letkol Inf. Dikdik Sukayat, S.I.P., M.I.P, Forkopimda Bireuen dan 22 Direktur Rumah Sakit se Aceh.

Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T, dalam sambutanya mengatakan hadirnya layanan LIBAT ini adalah jawaban nyata atas kebutuhan masyarakat kita.

“Konsep “Intat Ubat” atau mengantar obat ini merupakan langkah solutif yang memotong birokrasi waktu dan Melalui layanan ini, pasien tidak perlu lagi berdiri mengantre di apotek rumah sakit setelah berkonsultasi dengan dokter” ujarnya.

“Cukup mendaftar, dan obat akan langsung diantar dengan aman sampai ke depan pintu rumah pasien” ucap Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T,

Tambah Bupati, Inovasi berbasis kemudahan seperti inilah yang ingin terus kita galakkan di Kabupaten Bireuen. Rumah sakit tidak hanya menjadi tempat merawat orang sakit, tetapi juga menjadi instansi pelayanan publik yang modern, responsif, dan berbasis kenyamanan warga.

Baca Juga  Pertamina Bersama BPH Migas Cek Penyaluran BBM Subsidi di Sumatera Barat

“Saya berpesan kepada Direktur dan seluruh jajaran RSUD dr. Fauziah Bireuen agar menjaga konsistensi jalannya program LIBAT ini dan pastikan mekanisme pengantaran berjalan tepat waktu, obat yang diantar tepat dosis dan jenisnya, serta kerahasiaan medis pasien tetap terjaga dengan baik. Lakukan evaluasi secara berkala demi kesempurnaan program ini ke depan” harap Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T.

Sementara itu, Founder LIBAT, Chairil Maulana, ST, menjelaskan langkah strategis ini diambil sebagai bentuk komitmen nyata manajemen rumah sakit dalam meningkatkan mutu pelayanan kesehatan, sekaligus memberikan kemudahan akses bagi seluruh lapisan masyarakat di Kabupaten Bireuen.

“Kehadiran aplikasi LIBAT dirancang khusus untuk mengatasi persoalan klasik yang sering dikeluhkan pasien, yaitu panjangnya antrean di depo farmasi setelah selesai menjalani pemeriksaan medis” ujarnya.

Dikatakannya, melalui sistem ini, pasien rawat jalan kini tidak perlu lagi berdiri atau duduk berjam-jam menunggu obat mereka selesai diracik oleh petugas. Setelah dokter memberikan resep digital, pasien dapat langsung pulang dan memproses pengantaran obat secara mandiri melalui aplikasi yang terpasang di gawai mereka.

Baca Juga  Dosen UMMAH Ciptakan Mesin Pengolahan Limbah Jagung dan Sistem Monitoring Lingkungan IoT untuk Masyarakat

“Mekanisme kerja layanan LIBAT dibuat sangat sederhana dan ramah pengguna agar bisa diakses oleh semua kalangan. Setelah pasien melakukan registrasi resep di aplikasi, tim farmasi RSUD dr. Fauziah akan langsung memverifikasi, menyiapkan, dan mengemas obat sesuai dengan standar operasional prosedur medis yang ketat” ungkap Chairil Maulana, ST.

Selanjutnya, pihak rumah sakit bekerja sama dengan jasa kurir khusus yang aman dan terpercaya untuk mengantarkan paket obat tersebut langsung ke alamat rumah pasien dengan estimasi waktu yang terukur.

“Inovasi ini diharapkan mampu memberikan dampak positif yang signifikan, terutama bagi pasien lansia, penderita penyakit kronis yang rutin berobat, serta masyarakat yang memiliki keterbatasan waktu atau transportasi” tambah Chairil Maulana, ST.

Selain menghemat waktu dan tenaga bagi pasien, aplikasi LIBAT juga secara efektif mengurai kepadatan di ruang tunggu rumah sakit. Dengan berkurangnya kerumunan di area depo farmasi, atmosfer lingkungan pelayanan di RSUD dr. Fauziah Bireuen kini menjadi lebih kondusif, nyaman, dan efisien. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *