16 Tim Bintang Aceh Perebutkan Trofi Bergengsi Piala Apotek ZID Cup II


Lhokseumawe
| Fokusinspirasi.com– Turnamen sepak bola bergengsi Piala Apotek ZID Cup II resmi bergulir di Stadion Arun, Lhokseumawe, dengan menyajikan duel panas yang langsung menyedot perhatian penonton, Sabtu (17/05/25).

Laga pembuka mempertemukan Dewantara United kontra tuan rumah PAG, berakhir dramatis lewat drama adu penalti.

Dewantara United  membuka keunggulan lebih dulu lewat skema tendangan sudut yang dieksekusi sempurna di babak pertama. Meski tertinggal 1-0, PAG tak menyerah dan terus menggempur lini belakang lawan.

Usaha mereka baru membuahkan hasil di menit-menit akhir babak kedua, ketika tendangan bebas dari luar kotak penalti menghujam gawang Dewantara United. Skor imbang 1-1 pun memaksa laga dilanjutkan ke babak adu penalti.

Baca Juga  RJP Meurah Mulia Singkirkan Ranjau Laut Dewantara di Liga Turnamen Bola Voli Aceh Utara

Sontak sorakan penonton pun memuncak ketika kedua tim saling beradu ketangkasan dari titik putih. Sorak sorai penonton mengiringi setiap tendangan, hingga akhirnya Dewantara United memastikan tiket ke perempat final usai menang 6-5 di babak adu penalti.

Total Hadiah Rp105 Juta, Ajang Unjuk Gigi Pemain Bintang

Turnamen ini menghadirkan 16 tim kuat dari berbagai daerah di Aceh, dengan materi pemain-pemain berbakat dan bertalenta dari berbagai level kompetisi. Beberapa tim unggulan yang ikut berpartisipasi antara lain Al Farlaki FC, Adam Depok FC (Nagan Raya), Siddiq FC, dan PS Analisa.

Ketua Panitia, Muhammad Ridha, menyebut bahwa turnamen ini tak hanya bertujuan memperebutkan total hadiah sebesar Rp105 juta, namun juga sebagai ajang silaturahmi antar pesepak bola Aceh sekaligus wadah mencari bibit unggul untuk bersaing di tingkat nasional.

Baca Juga  Perangkat Desa Sah Raja di Bekuk Polisi, Akibat Jual Beli Kulit Hewan di Lindungi

Dibuka Langsung oleh Kapolres Lhokseumawe

Gelaran Piala Apotek ZID Cup II dibuka secara resmi oleh AKBP Ahzan, Kapolres Lhokseumawe, yang hadir bersama Khaidir Abubakar Owner Apotek ZID dan sejumlah tokoh olahraga Aceh. Kehadiran para tokoh ini menjadi bentuk dukungan nyata terhadap kemajuan sepak bola daerah.

Semangat dan sportivitas menjadi warna utama dari turnamen ini, yang diharapkan dapat terus berkembang menjadi salah satu agenda tahunan bergengsi di Aceh.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *