<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Berita Archives - Fokus Inspirasi</title>
	<atom:link href="https://fokusinspirasi.com/category/berita/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://fokusinspirasi.com/category/berita/</link>
	<description>Cepat, Akurat dan Terpercaya</description>
	<lastBuildDate>Wed, 10 Jun 2026 05:19:25 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0</generator>

<image>
	<url>https://fokusinspirasi.com/wp-content/uploads/2025/01/cropped-ACTION14-90x90.png</url>
	<title>Berita Archives - Fokus Inspirasi</title>
	<link>https://fokusinspirasi.com/category/berita/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
<site xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">239717873</site>	<item>
		<title>Puluhan Tahun Terabaikan, Jalan Bak Kubang Kerbau di Aceh Utara Dikeluhkan Warga: Kami Hanya Ingin Jalan Layak</title>
		<link>https://fokusinspirasi.com/puluhan-tahun-terabaikan-jalan-bak-kubang-kerbau-di-aceh-utara-dikeluhkan-warga-kami-hanya-ingin-jalan-layak/</link>
					<comments>https://fokusinspirasi.com/puluhan-tahun-terabaikan-jalan-bak-kubang-kerbau-di-aceh-utara-dikeluhkan-warga-kami-hanya-ingin-jalan-layak/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Fokus Inspirasi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 05:19:25 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://fokusinspirasi.com/?p=11734</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aceh Utara &#124; Fokusinspirasi.com — Kondisi jalan Kemukiman Krueng Pasee, tepatnya berada <a class="read-more" href="https://fokusinspirasi.com/puluhan-tahun-terabaikan-jalan-bak-kubang-kerbau-di-aceh-utara-dikeluhkan-warga-kami-hanya-ingin-jalan-layak/" title="Puluhan Tahun Terabaikan, Jalan Bak Kubang Kerbau di Aceh Utara Dikeluhkan Warga: Kami Hanya Ingin Jalan Layak" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://fokusinspirasi.com/puluhan-tahun-terabaikan-jalan-bak-kubang-kerbau-di-aceh-utara-dikeluhkan-warga-kami-hanya-ingin-jalan-layak/">Puluhan Tahun Terabaikan, Jalan Bak Kubang Kerbau di Aceh Utara Dikeluhkan Warga: Kami Hanya Ingin Jalan Layak</a> appeared first on <a href="https://fokusinspirasi.com">Fokus Inspirasi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_11735" aria-describedby="caption-attachment-11735" style="width: 4320px" class="wp-caption alignnone"><img fetchpriority="high" decoding="async" class="size-full wp-image-11735" src="https://fokusinspirasi.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260609-WA0055.jpg" alt="" width="4320" height="2910" /><figcaption id="caption-attachment-11735" class="wp-caption-text">Kondisi jalan kemukiman krueng pasee, Kecamatan Syamtalira Aron, Aceh utara, &#8220;bak kubangan kerbau&#8221; dikeluhkan warga. <em>Foto: RM</em></figcaption></figure>
<p><span style="font-size: 15px;"><b>Aceh Utara | Fokusinspirasi.com</b></span><span style="font-size: 15px;"> — Kondisi jalan Kemukiman Krueng Pasee, tepatnya berada antara Desa Tengoh, Desa Tanjong Kecamatan Syamtalira Aron, Kabupaten Aceh Utara, dikeluhkan warga karena mengalami kerusakan parah dan sulit dilalui, terutama saat musim hujan, 10 Juni 2026.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Jalan yang menjadi akses utama masyarakat tersebut kini berubah seperti kubangan. Lumpur tebal menggenangi badan jalan sehingga warga yang beraktivitas setiap hari harus ekstra hati-hati saat melintas. Kondisi ini juga meningkatkan risiko kecelakaan, khususnya bagi pengendara sepeda motor.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Saat musim kemarau, persoalan lain muncul. Debu yang beterbangan dari jalan rusak disebut mengganggu kenyamanan warga dan berpotensi menimbulkan gangguan kesehatan.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Jalan tersebut menjadi jalur penting bagi masyarakat, mulai dari anak-anak yang pergi ke sekolah, petani yang menuju lahan pertanian, hingga warga yang membutuhkan akses menuju pusat pemerintahan Kabupaten Aceh Utara.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Arifin, salah seorang warga Gampong Blang, Kecamatan Syamtalira Aron, mengatakan kondisi jalan tersebut sudah berlangsung selama sekitar 20 tahun tanpa penanganan serius dari pemerintah.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">“Sudah lama sekali kondisi jalan seperti ini. Kalau hujan jadi lumpur, kalau panas debunya luar biasa. Perbaikan hanya dilakukan secara darurat oleh masyarakat atau bantuan swadaya dari dermawan setempat,” ujar Arifin.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Menurutnya, warga tidak menuntut pembangunan yang mewah, melainkan hanya mengharapkan akses jalan yang layak, aman, dan dapat digunakan dengan nyaman.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">“Padahal kami tinggal di lingkungan perusahaan minyak dan gas bumi yang dulu di kelola Exxonmobil yang sudah mengakhiri operasional ladang minyak dan gas sejak oktober 2015, kini perusahaan PT Pema Global Energi mengelola minyak dan gas bumi. Kami tidak meminta jalan yang mewah, hanya ingin jalan yang layak dan manusiawi. Bagaimana Aceh Utara bisa bangkit kalau masyarakat masih harus melewati jalan berlumpur setiap hari,” katanya.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Sementara itu, Bupati Aceh Utara Ismail saat dikonfirmasi terkait keluhan warga menyarankan agar persoalan tersebut dikonfirmasi kepada Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Aceh Utara, Jafar, karena dirinya sedang berada di Jakarta.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Sementara itu, Jafar,  Kepala Dinas PU Aceh Utara, belum merespon panggilan konfirmasi.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Warga berharap pemerintah daerah dapat segera memperhatikan kondisi jalan tersebut karena menjadi urat nadi aktivitas masyarakat di kawasan Kemukiman Krueng Pasee.</span><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260610_121517_719.sdocx--></p>
<p>The post <a href="https://fokusinspirasi.com/puluhan-tahun-terabaikan-jalan-bak-kubang-kerbau-di-aceh-utara-dikeluhkan-warga-kami-hanya-ingin-jalan-layak/">Puluhan Tahun Terabaikan, Jalan Bak Kubang Kerbau di Aceh Utara Dikeluhkan Warga: Kami Hanya Ingin Jalan Layak</a> appeared first on <a href="https://fokusinspirasi.com">Fokus Inspirasi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://fokusinspirasi.com/puluhan-tahun-terabaikan-jalan-bak-kubang-kerbau-di-aceh-utara-dikeluhkan-warga-kami-hanya-ingin-jalan-layak/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11734</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Laporan Dugaan Penyelewengan Dana Desa Tanjong Baroh Masuk Waiting List Audit Inspektorat Aceh Utara</title>
		<link>https://fokusinspirasi.com/laporan-dugaan-penyelewengan-dana-desa-tanjong-baroh-masuk-waiting-list-audit-inspektorat-aceh-utara/</link>
					<comments>https://fokusinspirasi.com/laporan-dugaan-penyelewengan-dana-desa-tanjong-baroh-masuk-waiting-list-audit-inspektorat-aceh-utara/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Fokus Inspirasi]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 10 Jun 2026 04:25:36 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://fokusinspirasi.com/?p=11731</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aceh Utara &#124; Fokusinspirasi.com — Laporan dugaan penyelewengan penggunaan Dana Desa Tanjong <a class="read-more" href="https://fokusinspirasi.com/laporan-dugaan-penyelewengan-dana-desa-tanjong-baroh-masuk-waiting-list-audit-inspektorat-aceh-utara/" title="Laporan Dugaan Penyelewengan Dana Desa Tanjong Baroh Masuk Waiting List Audit Inspektorat Aceh Utara" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://fokusinspirasi.com/laporan-dugaan-penyelewengan-dana-desa-tanjong-baroh-masuk-waiting-list-audit-inspektorat-aceh-utara/">Laporan Dugaan Penyelewengan Dana Desa Tanjong Baroh Masuk Waiting List Audit Inspektorat Aceh Utara</a> appeared first on <a href="https://fokusinspirasi.com">Fokus Inspirasi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_11732" aria-describedby="caption-attachment-11732" style="width: 1402px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-11732" src="https://fokusinspirasi.com/wp-content/uploads/2026/06/fa4ccd113488c49_file_000000005110720ba52f00b959906fab_wm-1.png" alt="" width="1402" height="1046" /><figcaption id="caption-attachment-11732" class="wp-caption-text"><em>Foto: Ilustrasi</em></figcaption></figure>
<p><span style="font-size: 15px;"><b>Aceh Utara | Fokusinspirasi.com</b></span><span style="font-size: 15px;"> — Laporan dugaan penyelewengan penggunaan Dana Desa Tanjong Baroh, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, telah diterima oleh Inspektorat Aceh Utara. Namun, laporan tersebut masih menunggu jadwal audit karena keterbatasan personel dan banyaknya laporan yang sedang ditangani, 10 Juni 2026.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Sekretaris Inspektorat Aceh Utara, Fakhmy, membenarkan pihaknya telah menerima pengajuan laporan terkait dugaan penggunaan anggaran Desa Tanjong Baroh. Ia menyebutkan, sesuai Peraturan Bupati Aceh Utara, persoalan tersebut sebelumnya telah diserahkan ke pihak kecamatan untuk dilakukan tindak lanjut melalui mekanisme penyelesaian di tingkat kecamatan.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">&#8220;Memang ada laporan yang masuk terkait Desa Tanjong Baroh. Awalnya sesuai aturan, sudah diserahkan ke kecamatan untuk ditindaklanjuti. Namun karena belum menemukan kesepakatan, akhirnya masuk ke Inspektorat,&#8221; ujar Fakhmy.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Menurutnya, Inspektorat bukan tidak menindaklanjuti laporan masyarakat, namun keterbatasan jumlah personel menjadi salah satu kendala dalam mempercepat proses pemeriksaan.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">&#8220;Saat ini ada sekitar delapan laporan yang sudah masuk agenda, termasuk Desa Tanjong Baroh. Selain itu, ada lima perkara yang sedang dalam proses audit untuk kebutuhan penegakan hukum, baik di Kejaksaan maupun kepolisian,&#8221; katanya.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Fakhmy menjelaskan, setelah sejumlah perkara yang sedang berjalan selesai, pihaknya akan melakukan audit terhadap penggunaan Dana Desa Tanjong Baroh. Hasil audit nantinya akan menjadi dasar untuk menentukan langkah selanjutnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">&#8220;Setelah audit selesai, hasilnya akan dibuat dalam bentuk laporan untuk ditindaklanjuti oleh Tuha Peut desa,&#8221; jelasnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Ia menambahkan, apabila dalam proses audit ditemukan indikasi penyimpangan atau dugaan tindak pidana korupsi, mekanisme penanganan akan dilakukan sesuai aturan yang berlaku.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">&#8220;Inspektorat akan memberikan kesempatan kepada geuchik untuk menindaklanjuti sesuai hasil pemeriksaan. Namun sesuai nota kesepahaman, apabila ditemukan unsur pidana, dapat dilimpahkan kepada aparat penegak hukum. Tuha Peut juga memiliki kewenangan untuk melaporkan sesuai data dan temuan yang ada,&#8221; ujarnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Sementara itu, Camat Samudera, Ilyas, mengatakan persoalan Desa Tanjong Baroh sebelumnya telah beberapa kali dimediasi di tingkat kecamatan, namun belum menemukan titik temu.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">&#8220;Mediasi sudah dilakukan beberapa kali, tetapi belum ada kesepakatan. Karena itu, hasil akhirnya dilimpahkan ke Inspektorat Aceh Utara untuk dilakukan pemeriksaan,&#8221; kata Ilyas.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Ia menyebutkan, mantan geuchik Desa Tanjong Baroh juga telah menyatakan kesediaan untuk dilakukan audit terhadap penggunaan anggaran desa.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">&#8220;Geuchik terdahulu juga sepakat menyurati Inspektorat agar dilakukan audit. Jika nantinya ditemukan ada penggunaan anggaran yang tidak sesuai, tentu akan mengikuti proses sesuai aturan yang berlaku,&#8221; pungkasnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Diberitakan sebelumnya, sejumlah warga Gampong Tanjong Baroh, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, mempertanyakan penggunaan anggaran desa tahun 2025 yang dinilai belum memberikan kejelasan kepada masyarakat.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Salah seorang warga, Marzuki, menyebut terdapat sejumlah kegiatan yang menggunakan anggaran desa namun diduga belum terealisasi sebagaimana mestinya. </span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Beberapa kegiatan yang dipersoalkan antara lain pembangunan Jalan Dokter Mukhtar dengan nilai anggaran sekitar Rp270 juta, jalan usaha tani sekitar Rp80 juta, serta pemasangan paving block di halaman meunasah yang dianggarkan sebesar Rp51 juta.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Selain itu, warga juga mempertanyakan adanya penarikan dana desa senilai sekitar Rp273 juta yang diduga dilakukan setelah masa jabatan kepala desa sebelumnya berakhir. Menurut warga, hal tersebut perlu mendapat penjelasan dari pihak terkait guna menghindari munculnya spekulasi di tengah masyarakat.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Marzuki mengatakan, sejumlah penggunaan anggaran tersebut diduga tidak sesuai dengan kondisi di lapangan sehingga memunculkan dugaan adanya kegiatan yang bersifat fiktif. Karena itu, masyarakat meminta dilakukan pemeriksaan menyeluruh oleh aparat pengawas internal pemerintah.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">&#8220;Laporan terkait dugaan tersebut sudah kami sampaikan kepada Inspektorat Aceh Utara sejak Januari 2026. Kami berharap ada tindak lanjut yang jelas agar masyarakat mengetahui bagaimana pengelolaan dana desa sebenarnya,&#8221; kata Marzuki.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Senada dengan itu, unsur Tuha Peut Gampong Tanjong Baroh juga meminta kejelasan mengenai perkembangan laporan yang telah disampaikan kepada Inspektorat. Mereka berharap lembaga pengawas tersebut segera turun ke lapangan untuk melakukan audit dan verifikasi terhadap penggunaan anggaran desa tahun 2025.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Warga berharap Inspektorat Aceh Utara segera melakukan pemeriksaan guna memastikan pengelolaan dana desa berjalan sesuai ketentuan, transparan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.</span><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260610_112228_550.sdocx--></p>
<p>The post <a href="https://fokusinspirasi.com/laporan-dugaan-penyelewengan-dana-desa-tanjong-baroh-masuk-waiting-list-audit-inspektorat-aceh-utara/">Laporan Dugaan Penyelewengan Dana Desa Tanjong Baroh Masuk Waiting List Audit Inspektorat Aceh Utara</a> appeared first on <a href="https://fokusinspirasi.com">Fokus Inspirasi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://fokusinspirasi.com/laporan-dugaan-penyelewengan-dana-desa-tanjong-baroh-masuk-waiting-list-audit-inspektorat-aceh-utara/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11731</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Warga Tanjong Baroh Duga Penyelewengan Dana Desa 2025, Minta Inspektorat Segera Audit</title>
		<link>https://fokusinspirasi.com/warga-tanjong-baroh-duga-penyelewengan-dana-desa-2025-minta-inspektorat-segera-audit/</link>
					<comments>https://fokusinspirasi.com/warga-tanjong-baroh-duga-penyelewengan-dana-desa-2025-minta-inspektorat-segera-audit/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Fokus Inspirasi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 09 Jun 2026 07:46:55 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://fokusinspirasi.com/?p=11726</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aceh Utara &#124; Fokusinspirasi.com– Sejumlah warga Gampong Tanjong Baroh, Kecamatan Samudera, Kabupaten <a class="read-more" href="https://fokusinspirasi.com/warga-tanjong-baroh-duga-penyelewengan-dana-desa-2025-minta-inspektorat-segera-audit/" title="Warga Tanjong Baroh Duga Penyelewengan Dana Desa 2025, Minta Inspektorat Segera Audit" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://fokusinspirasi.com/warga-tanjong-baroh-duga-penyelewengan-dana-desa-2025-minta-inspektorat-segera-audit/">Warga Tanjong Baroh Duga Penyelewengan Dana Desa 2025, Minta Inspektorat Segera Audit</a> appeared first on <a href="https://fokusinspirasi.com">Fokus Inspirasi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_11727" aria-describedby="caption-attachment-11727" style="width: 1402px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-11727" src="https://fokusinspirasi.com/wp-content/uploads/2026/06/fa4ccd113488c49_file_000000005110720ba52f00b959906fab_wm.png" alt="" width="1402" height="1046" /><figcaption id="caption-attachment-11727" class="wp-caption-text"><em>Foto Ilustrasi</em></figcaption></figure>
<p><span style="font-size: 15px;"><strong>Aceh Utara | Fokusinspirasi.com–</strong> Sejumlah warga Gampong Tanjong Baroh, Kecamatan Samudera, Kabupaten Aceh Utara, mempertanyakan penggunaan anggaran desa tahun 2025 yang dinilai belum memberikan kejelasan kepada masyarakat.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Salah seorang warga, Marzuki, menyebut terdapat sejumlah kegiatan yang menggunakan anggaran desa namun diduga belum terealisasi sebagaimana mestinya. </span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Beberapa kegiatan yang dipersoalkan antara lain pembangunan Jalan Dokter Mukhtar dengan nilai anggaran sekitar Rp270 juta, jalan usaha tani sekitar Rp80 juta, serta pemasangan paving block di halaman meunasah yang dianggarkan sebesar Rp51 juta.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Selain itu, warga juga mempertanyakan adanya penarikan dana desa senilai sekitar Rp273 juta yang diduga dilakukan setelah masa jabatan kepala desa sebelumnya berakhir. Menurut warga, hal tersebut perlu mendapat penjelasan dari pihak terkait guna menghindari munculnya spekulasi di tengah masyarakat.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Marzuki mengatakan, sejumlah penggunaan anggaran tersebut diduga tidak sesuai dengan kondisi di lapangan sehingga memunculkan dugaan adanya kegiatan yang bersifat fiktif. Karena itu, masyarakat meminta dilakukan pemeriksaan menyeluruh oleh aparat pengawas internal pemerintah.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">&#8220;Laporan terkait dugaan tersebut sudah kami sampaikan kepada Inspektorat Aceh Utara sejak bulan Januari 2026. Kami berharap ada tindak lanjut yang jelas agar masyarakat mengetahui bagaimana pengelolaan dana desa sebenarnya,&#8221; kata Marzuki.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Senada dengan itu, unsur Tuha Peut Gampong Tanjong Baroh juga meminta kejelasan mengenai perkembangan laporan yang telah disampaikan kepada Inspektorat. Mereka berharap lembaga pengawas tersebut segera turun ke lapangan untuk melakukan audit dan verifikasi terhadap penggunaan anggaran desa tahun 2025.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Warga berharap Inspektorat Aceh Utara segera melakukan pemeriksaan guna memastikan pengelolaan dana desa berjalan sesuai ketentuan, transparan, tepat sasaran, serta memberikan manfaat bagi masyarakat.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Sementara kepala desa, Zulhelmi, kepala desa tanjong baroh, berdasarkan desakan dari masyarakat meminta pihak terkait segera menindaklanjuti laporan dugaan penyimpangan, demi keberlanjutkan pembangunan dan berkembangnya desa.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Mantan Kepala Desa Tanjong Baroh, Kecamatan Samudera, Aceh Utara, Munawar, hingga berita ini diturunkan belum memberikan tanggapan. Upaya konfirmasi telah dilakukan melalui sambungan telepon dan pesan WhatsApp, namun yang bersangkutan belum merespons.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Sementara itu, Kepala Inspektorat Aceh Utara, Andrie, saat dihubungi mengatakan pihaknya menerima ratusan laporan yang masuk dari masyarakat. Untuk informasi lebih rinci terkait penanganan laporan, ia menyarankan agar menghubungi Sekretaris Inspektorat Aceh Utara.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Sekretaris Inspektorat Aceh Utara, Fakhmy, mengakui saat ini pihaknya menerima banyak laporan dari masyarakat, sementara jumlah personel yang tersedia terbatas. Menurutnya, sesuai Peraturan Bupati, setiap laporan yang masuk harus melalui proses telaah terlebih dahulu sebelum ditindaklanjuti.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">&#8220;Karena banyaknya laporan yang masuk, sebagian laporan kemungkinan masih berada dalam daftar tunggu (waiting list),&#8221; ujarnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Saat ditanya mengenai belum adanya tindak lanjut terhadap laporan tersebut, Fakhmy menjelaskan bahwa pemanggilan pihak-pihak terkait merupakan bagian dari proses tindak lanjut awal. Namun hingga saat ini, Inspektorat belum melakukan audit terhadap laporan dimaksud.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Ia menambahkan, pihaknya akan memberikan konfirmasi lebih lanjut berdasarkan data administrasi terkait waktu masuknya laporan serta perkembangan penanganannya, karena ia sedang tidak di kantor.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Warga akan terus memantau perkembangan laporan di inspektorat dan berharap laporan dugaan penyimpangan penggunaan anggaran desa tersebut dapat segera ditindaklanjuti secara transparan dan profesional demi mendukung kemajuan serta keberlanjutan pembangunan di Desa Tanjong Baroh.</span><br />
<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260609_144138_148.sdocx--></p>
<p>The post <a href="https://fokusinspirasi.com/warga-tanjong-baroh-duga-penyelewengan-dana-desa-2025-minta-inspektorat-segera-audit/">Warga Tanjong Baroh Duga Penyelewengan Dana Desa 2025, Minta Inspektorat Segera Audit</a> appeared first on <a href="https://fokusinspirasi.com">Fokus Inspirasi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://fokusinspirasi.com/warga-tanjong-baroh-duga-penyelewengan-dana-desa-2025-minta-inspektorat-segera-audit/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11726</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pertamina Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Pasumpahan</title>
		<link>https://fokusinspirasi.com/peringati-hari-lingkungan-hidup-sedunia-pertamina-transplantasi-terumbu-karang-di-pulau-pasumpahan/</link>
					<comments>https://fokusinspirasi.com/peringati-hari-lingkungan-hidup-sedunia-pertamina-transplantasi-terumbu-karang-di-pulau-pasumpahan/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Fokus Inspirasi]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Jun 2026 11:25:57 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://fokusinspirasi.com/?p=11722</guid>

					<description><![CDATA[<p>Padang &#124; Fokusinspirasi.com – Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pertamina <a class="read-more" href="https://fokusinspirasi.com/peringati-hari-lingkungan-hidup-sedunia-pertamina-transplantasi-terumbu-karang-di-pulau-pasumpahan/" title="Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pertamina Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Pasumpahan" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://fokusinspirasi.com/peringati-hari-lingkungan-hidup-sedunia-pertamina-transplantasi-terumbu-karang-di-pulau-pasumpahan/">Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pertamina Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Pasumpahan</a> appeared first on <a href="https://fokusinspirasi.com">Fokus Inspirasi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-11723" src="https://fokusinspirasi.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260606-WA0069.jpg" alt="" width="1280" height="960" /></p>
<p><span style="font-size: 15px;"><strong>Padang | Fokusinspirasi.com –</strong> Dalam rangka memperingati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pertamina Patra Niaga Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung melaksanakan kegiatan transplantasi terumbu karang di perairan Pulau Pasumpahan, Kelurahan Teluk Kabung Selatan, Kota Padang, Kamis (6/6).</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Pertamina Patra Niaga IT Teluk Kabung, Human Initiative, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Kelurahan Teluk Kabung Selatan, serta Kelompok Masyarakat Pengawas (Pokmaswas) Teluk Olo Sungai Pisang sebagai bentuk komitmen bersama dalam menjaga kelestarian ekosistem pesisir dan laut.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Transplantasi terumbu karang dilakukan menggunakan metode Artificial Reef Concrete (ARC), yaitu teknik rehabilitasi terumbu karang dengan memanfaatkan kerangka buatan berbahan beton sebagai media tumbuh dan berkembangnya fragmen karang. Pada kegiatan ini, fragmen terumbu karang yang sehat diambil dari sumber yang sesuai, kemudian dipasang pada struktur ARC untuk direplikasi dan dikembangkan menjadi habitat baru bagi berbagai biota laut.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Area perairan Pulau Pasumpahan dipilih karena memiliki potensi keanekaragaman hayati laut yang tinggi serta menjadi salah satu kawasan yang memiliki peran penting dalam mendukung keseimbangan ekosistem pesisir di Teluk Kabung Selatan. Melalui transplantasi terumbu karang ini diharapkan dapat meningkatkan tutupan karang, memperbaiki habitat ikan, serta mendukung keberlanjutan sumber daya laut bagi masyarakat pesisir.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Area Manager Communication, Relations &amp; CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung pelestarian lingkungan dan pembangunan berkelanjutan.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">&#8220;Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga ekosistem laut. Melalui transplantasi terumbu karang ini, kami berharap dapat memberikan kontribusi nyata terhadap upaya rehabilitasi lingkungan pesisir sekaligus meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kelestarian sumber daya laut,&#8221; ujarnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Lurah Teluk Kabung Selatan, Darusman, menyampaikan apresiasi atas kegiatan yang dilakukan untuk melestarikan perairan di wilayah Teluk Kabung.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">“Kami berterima kasih kepada Pertamina telah melakukan kegiatan ini di Teluk Kabung Selatan, semoga dengan adanya transplantasi terumbu karang sebagai rumah biota laut dapat bermanfaat bagi masyarakat kami yang bekerja sebagai nelayan,” ujar Darusman</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Sementara, Kepala Bidang Pengelolaan Ruang Laut dan Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan Provinsi Sumatera Barat, Marwan, menyampaikan bahwa Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut berperan aktif terhadap pelestarian lingkungan.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">“Kami memberikan apresiasi pada Pertamina atas kegiatan konservasi kawasan pesisir dan peran aktifnya dalam pengembangan terumbu karang di Sungai Pisang ini.”</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Kegiatan ini juga melibatkan masyarakat dan kelompok pengawas pesisir setempat sebagai bentuk penguatan peran komunitas dalam menjaga keberlanjutan ekosistem laut. Dengan keterlibatan berbagai pemangku kepentingan, program rehabilitasi terumbu karang diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi lingkungan maupun masyarakat sekitar.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Melalui sinergi antara pemerintah, perusahaan, lembaga kemanusiaan, dan masyarakat, kegiatan transplantasi terumbu karang ini menjadi langkah nyata dalam mendukung upaya konservasi laut serta mewujudkan lingkungan yang lebih lestari bagi generasi mendatang. Hal ini selaras dengan SDGs 14, yaitu Ekosistem Laut.</span><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260606_182341_015.sdocx--></p>
<p>The post <a href="https://fokusinspirasi.com/peringati-hari-lingkungan-hidup-sedunia-pertamina-transplantasi-terumbu-karang-di-pulau-pasumpahan/">Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Pertamina Transplantasi Terumbu Karang di Pulau Pasumpahan</a> appeared first on <a href="https://fokusinspirasi.com">Fokus Inspirasi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://fokusinspirasi.com/peringati-hari-lingkungan-hidup-sedunia-pertamina-transplantasi-terumbu-karang-di-pulau-pasumpahan/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11722</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mantan TNA/GAM Soroti Wacana Penyaluran Gas Andaman ke Jawa, Dorong Hilirisasi di Aceh</title>
		<link>https://fokusinspirasi.com/mantan-tna-gam-soroti-wacana-penyaluran-gas-andaman-ke-jawa-dorong-hilirisasi-di-aceh/</link>
					<comments>https://fokusinspirasi.com/mantan-tna-gam-soroti-wacana-penyaluran-gas-andaman-ke-jawa-dorong-hilirisasi-di-aceh/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Fokus Inspirasi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2026 13:36:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://fokusinspirasi.com/?p=11713</guid>

					<description><![CDATA[<p>Banda Aceh &#124; Fokusinspirasi.com — Penemuan cadangan gas raksasa di Blok South <a class="read-more" href="https://fokusinspirasi.com/mantan-tna-gam-soroti-wacana-penyaluran-gas-andaman-ke-jawa-dorong-hilirisasi-di-aceh/" title="Mantan TNA/GAM Soroti Wacana Penyaluran Gas Andaman ke Jawa, Dorong Hilirisasi di Aceh" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://fokusinspirasi.com/mantan-tna-gam-soroti-wacana-penyaluran-gas-andaman-ke-jawa-dorong-hilirisasi-di-aceh/">Mantan TNA/GAM Soroti Wacana Penyaluran Gas Andaman ke Jawa, Dorong Hilirisasi di Aceh</a> appeared first on <a href="https://fokusinspirasi.com">Fokus Inspirasi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_11714" aria-describedby="caption-attachment-11714" style="width: 3648px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-11714" src="https://fokusinspirasi.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260602-WA0029.jpg" alt="" width="3648" height="3080" /><figcaption id="caption-attachment-11714" class="wp-caption-text">Foto tahun 2005 Misbahuddin (Marcos), mantan anggota Tentara Nasional Aceh (TNA) Sagoe Malikussaleh, Daerah II Wilayah Samudera Pase. <em>(Foto: Ist)</em></figcaption></figure>
<p><span style="font-size: 15px;"><strong>Banda Aceh | Fokusinspirasi.com —</strong> Penemuan cadangan gas raksasa di Blok South Andaman menjadi kabar positif bagi sektor energi nasional. Dengan estimasi cadangan mencapai 8 hingga 10 triliun kaki kubik (TCF), temuan tersebut disebut sebagai salah satu penemuan gas terbesar di Asia Tenggara dalam beberapa dekade terakhir.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Pemerintah pusat menaruh harapan besar terhadap proyek tersebut sebagai salah satu penopang ketahanan dan swasembada energi nasional di masa depan. Saat ini, Mubadala Energy bersama para mitranya terus mempercepat tahapan pengembangan lapangan gas tersebut dengan target produksi awal pada 2028.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Di tengah rencana pengembangan proyek tersebut, muncul berbagai tanggapan dari sejumlah elemen masyarakat Aceh terkait isu penyaluran gas dari Andaman ke Pulau Jawa melalui jaringan pipa.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Salah satunya disampaikan Misbahuddin atau yang akrab disapa Marcos, mantan anggota Tentara Nasional Aceh (TNA) Sagoe Malikussaleh, Daerah II Wilayah Samudera Pase. Ia menilai pengelolaan sumber daya gas di Aceh harus memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat daerah penghasil.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">&#8220;Dalam beberapa hari terakhir masyarakat Aceh mendengar adanya rencana pembangunan pipa gas Andaman menuju Pulau Jawa. Kami berharap pemerintah pusat mempertimbangkan secara matang kebijakan tersebut dan memastikan manfaat ekonomi yang nyata bagi rakyat Aceh,&#8221; kata Marcos dalam keterangannya.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Menurutnya, Aceh selama ini masih menghadapi berbagai persoalan ekonomi dan tingkat kemiskinan yang perlu mendapat perhatian serius. Karena itu, ia meminta pemerintah mengedepankan prinsip keadilan dalam pengelolaan sumber daya alam.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Marcos juga menyatakan dukungannya terhadap upaya hilirisasi industri migas di Aceh. Ia mendorong agar gas dari Blok South Andaman dapat diolah terlebih dahulu di fasilitas yang tersedia di Aceh, termasuk Kilang Arun di Lhokseumawe.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">&#8220;Kami mendukung pengelolaan gas Andaman melalui proses hilirisasi di Aceh sehingga mampu menciptakan lapangan kerja baru, menggerakkan perekonomian daerah, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,&#8221; ujarnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Ia menambahkan bahwa pengelolaan sumber daya alam yang berpihak pada masyarakat daerah dinilai penting untuk menjaga rasa keadilan dan memperkuat stabilitas sosial di Aceh.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Marcos berharap pemerintah pusat dan seluruh pemangku kepentingan dapat melibatkan masyarakat Aceh dalam proses pengambilan keputusan terkait pengembangan Blok South Andaman, sehingga pemanfaatan sumber daya alam tersebut dapat memberikan manfaat yang optimal bagi daerah maupun kepentingan nasional.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Hingga saat ini, belum ada keputusan resmi pemerintah terkait skema penyaluran gas dari Blok South Andaman, termasuk mengenai rencana pembangunan jaringan pipa menuju wilayah lain di Indonesia.</span><br />
<!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260602_202656_535.sdocx--></p>
<p>The post <a href="https://fokusinspirasi.com/mantan-tna-gam-soroti-wacana-penyaluran-gas-andaman-ke-jawa-dorong-hilirisasi-di-aceh/">Mantan TNA/GAM Soroti Wacana Penyaluran Gas Andaman ke Jawa, Dorong Hilirisasi di Aceh</a> appeared first on <a href="https://fokusinspirasi.com">Fokus Inspirasi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://fokusinspirasi.com/mantan-tna-gam-soroti-wacana-penyaluran-gas-andaman-ke-jawa-dorong-hilirisasi-di-aceh/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11713</post-id>	</item>
		<item>
		<title>BNI Pertahankan Rating ESG Global, Kredit Hijau Terus Tumbuh Dorong Transisi Energi Nasional</title>
		<link>https://fokusinspirasi.com/bni-pertahankan-rating-esg-global-kredit-hijau-terus-tumbuh-dorong-transisi-energi-nasional/</link>
					<comments>https://fokusinspirasi.com/bni-pertahankan-rating-esg-global-kredit-hijau-terus-tumbuh-dorong-transisi-energi-nasional/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Fokus Inspirasi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2026 12:18:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Ekbis]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Bni]]></category>
		<category><![CDATA[DKI Jakarta]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://fokusinspirasi.com/?p=11708</guid>

					<description><![CDATA[<p>‎ ‎ JAKARTA &#8211; Fokusinspirasi.Com ~ PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk <a class="read-more" href="https://fokusinspirasi.com/bni-pertahankan-rating-esg-global-kredit-hijau-terus-tumbuh-dorong-transisi-energi-nasional/" title="BNI Pertahankan Rating ESG Global, Kredit Hijau Terus Tumbuh Dorong Transisi Energi Nasional" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://fokusinspirasi.com/bni-pertahankan-rating-esg-global-kredit-hijau-terus-tumbuh-dorong-transisi-energi-nasional/">BNI Pertahankan Rating ESG Global, Kredit Hijau Terus Tumbuh Dorong Transisi Energi Nasional</a> appeared first on <a href="https://fokusinspirasi.com">Fokus Inspirasi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p>‎<br />
‎</p>
<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-11711" src="https://fokusinspirasi.com/wp-content/uploads/2026/06/81A3CE82-B480-48C7-B3F3-2A31C47DAE09.jpeg" alt="" width="400" height="225" /></p>
<p><strong>JAKARTA &#8211; Fokusinspirasi.Com</strong> ~ PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk atau BNI kembali menegaskan komitmennya dalam mendorong pertumbuhan bisnis yang selaras dengan prinsip keberlanjutan. Di tengah meningkatnya tuntutan global terhadap praktik bisnis berwawasan lingkungan, BNI berhasil mempertahankan kinerja positif di bidang Environmental, Social, and Governance (ESG), sekaligus memperkuat perannya sebagai mitra strategis pemerintah dalam agenda transisi energi menuju target net zero emission Indonesia.<br />
‎<br />
‎Wakil Direktur Utama BNI, Alexandra Askandar, menegaskan bahwa perseroan terus menjaga keseimbangan antara pertumbuhan profitabilitas dan tanggung jawab sosial serta lingkungan. Strategi bisnis berkelanjutan yang diterapkan BNI dinilai mampu menciptakan nilai tambah tidak hanya bagi perusahaan, tetapi juga bagi masyarakat dan ekosistem ekonomi nasional.<br />
‎<br />
‎Salah satu pencapaian penting BNI pada tahun 2025 adalah keberhasilannya mempertahankan MSCI ESG Rating pada level A, sekaligus meningkatkan skor penilaian dari Sustainalytics. Capaian tersebut menjadi indikator kuat bahwa tata kelola perusahaan BNI dinilai semakin transparan, akuntabel, dan adaptif terhadap tantangan keberlanjutan global.<br />
‎<br />
‎Pengakuan internasional ini semakin memperkuat posisi BNI sebagai salah satu institusi perbankan nasional yang konsisten menerapkan prinsip ESG dalam strategi bisnis inti. Di tengah meningkatnya perhatian investor global terhadap aspek keberlanjutan, konsistensi BNI menjaga standar ESG juga memperkuat kepercayaan pasar terhadap prospek bisnis jangka panjang perusahaan.<br />
‎<br />
‎Tidak hanya dari sisi tata kelola, implementasi keberlanjutan BNI juga tercermin dalam efisiensi operasional perusahaan. Sepanjang tahun 2025, BNI mencatat total penghematan energi mencapai 559.194 Giga Joule (GJ). Pencapaian tersebut didorong oleh penerapan standar Green Building di berbagai kantor operasional, optimalisasi digitalisasi layanan, hingga pengurangan konsumsi kertas melalui transformasi proses bisnis berbasis teknologi.<br />
‎<br />
‎Langkah efisiensi ini sejalan dengan upaya pemerintah dalam menekan emisi karbon nasional dan mendorong ekonomi rendah karbon. Digitalisasi yang dilakukan BNI tidak hanya meningkatkan efisiensi biaya operasional, tetapi juga memberikan dampak nyata terhadap penurunan jejak karbon perusahaan.<br />
‎<br />
‎Di sektor pembiayaan, BNI juga terus memperbesar porsi green portfolio melalui ekspansi kredit ke sektor-sektor berkelanjutan. Penyaluran pembiayaan untuk energi terbarukan, pengelolaan sumber daya alam hayati, bangunan hijau, serta transportasi ramah lingkungan menunjukkan tren pertumbuhan yang positif sepanjang tahun.<br />
‎<br />
‎Peningkatan pembiayaan hijau ini menjadi bagian dari kontribusi aktif BNI dalam mendukung dekarbonisasi nasional sekaligus mempercepat transformasi pelaku usaha menuju model bisnis yang lebih berkelanjutan. Dukungan terhadap sektor hijau juga diharapkan mampu menciptakan peluang ekonomi baru yang lebih inklusif dan berdaya tahan tinggi.<br />
‎<br />
‎Meski menghadapi tantangan ekonomi global, kontribusi BNI terhadap perekonomian nasional tetap solid. Perseroan terus menciptakan nilai ekonomi bagi para pemangku kepentingan, termasuk menjaga pembagian dividen secara optimal. Hal tersebut menunjukkan bahwa penerapan prinsip ESG tidak menjadi hambatan bagi pertumbuhan bisnis, melainkan justru menjadi fondasi penting dalam membangun ketahanan perusahaan di masa depan.<br />
‎<br />
‎Ke depan, BNI optimistis dapat terus memperkuat perannya sebagai penggerak ekosistem ekonomi hijau nasional melalui pengembangan kapasitas sumber daya manusia di bidang ESG, inovasi digital berkelanjutan, serta penguatan kolaborasi lintas sektor.<br />
‎Dengan kombinasi antara performa finansial yang sehat dan komitmen nyata terhadap lingkungan, BNI membuktikan bahwa pertumbuhan bisnis dan keberlanjutan dapat berjalan beriringan demi menciptakan dampak positif jangka panjang bagi masyarakat dan lingkungan hidup Indonesia.ujarnya •</p>
<p>The post <a href="https://fokusinspirasi.com/bni-pertahankan-rating-esg-global-kredit-hijau-terus-tumbuh-dorong-transisi-energi-nasional/">BNI Pertahankan Rating ESG Global, Kredit Hijau Terus Tumbuh Dorong Transisi Energi Nasional</a> appeared first on <a href="https://fokusinspirasi.com">Fokus Inspirasi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://fokusinspirasi.com/bni-pertahankan-rating-esg-global-kredit-hijau-terus-tumbuh-dorong-transisi-energi-nasional/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11708</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Kemunduran Pasar Geudong Jadi Sorotan, Mahasiswa Minta Audit Menyeluruh Pengelolaan Aset Daerah</title>
		<link>https://fokusinspirasi.com/kemunduran-pasar-geudong-jadi-sorotan-mahasiswa-minta-audit-menyeluruh-pengelolaan-aset-daerah/</link>
					<comments>https://fokusinspirasi.com/kemunduran-pasar-geudong-jadi-sorotan-mahasiswa-minta-audit-menyeluruh-pengelolaan-aset-daerah/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Fokus Inspirasi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 02 Jun 2026 12:08:37 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Hukum]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://fokusinspirasi.com/?p=11706</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aceh Utara&#124; Fokusinspirasi.com – Kondisi Pasar Geudong (Keude Geudong) yang kini semakin <a class="read-more" href="https://fokusinspirasi.com/kemunduran-pasar-geudong-jadi-sorotan-mahasiswa-minta-audit-menyeluruh-pengelolaan-aset-daerah/" title="Kemunduran Pasar Geudong Jadi Sorotan, Mahasiswa Minta Audit Menyeluruh Pengelolaan Aset Daerah" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://fokusinspirasi.com/kemunduran-pasar-geudong-jadi-sorotan-mahasiswa-minta-audit-menyeluruh-pengelolaan-aset-daerah/">Kemunduran Pasar Geudong Jadi Sorotan, Mahasiswa Minta Audit Menyeluruh Pengelolaan Aset Daerah</a> appeared first on <a href="https://fokusinspirasi.com">Fokus Inspirasi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_11707" aria-describedby="caption-attachment-11707" style="width: 1560px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-11707" src="https://fokusinspirasi.com/wp-content/uploads/2026/06/IMG-20260602-WA0056.jpg" alt="" width="1560" height="1040" /><figcaption id="caption-attachment-11707" class="wp-caption-text">Fajar Ramadhan, Mahasiswa Samudera. <em>(Foto:Ist)</em></figcaption></figure>
<p><span style="font-size: 15px;"><strong>Aceh Utara| Fokusinspirasi.com</strong> – Kondisi Pasar Geudong (Keude Geudong) yang kini semakin sepi dan kehilangan perannya sebagai pusat perdagangan masyarakat mendapat perhatian serius dari kalangan mahasiswa. </span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Fajar Ramadhan, Ketua Umum Ikatan Mahasiswa Samudera (IMA-SAMUDERA), menilai kemunduran Pasar Geudong bukan persoalan biasa, melainkan masalah yang harus menjadi perhatian pemerintah karena menyangkut pengelolaan aset daerah yang selama puluhan tahun menjadi sumber penghidupan masyarakat Aceh Utara, khususnya Kecamatan Samudera dan sekitarnya.</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎Menurut Fajar, Keude Geudong pernah menjadi salah satu pusat ekonomi terbesar di wilayah tersebut. Aktivitas jual beli berlangsung setiap hari, pedagang memperoleh penghasilan, dan masyarakat dapat memenuhi kebutuhan hidupnya dengan mudah. Namun, kondisi saat ini sangat berbeda. Kawasan yang dahulu ramai kini terlihat sepi dan kehilangan denyut ekonominya.</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎&#8221;<em>Bek meuen-meuen bak kanot bu ureung chik kamo (Jangan main-main di periuk nasi orang tua kami)</em>&#8220;. Keude Geudong adalah milik rakyat dan menjadi bagian penting dari kehidupan ekonomi masyarakat. Jika revitalisasi dan pembangunan dilakukan atas nama kemajuan, maka masyarakat berhak mengetahui hasil dan manfaatnya. Jangan sampai yang dijanjikan adalah kemajuan, tetapi yang dirasakan masyarakat justru kemunduran,&#8221; tegas Fajar.</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎Fajar menjelaskan bahwa Pasar Geudong merupakan aset daerah yang pengelolaannya berada di bawah PT Bina Usaha Perseroda sebagai Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) milik Pemerintah Kabupaten Aceh Utara. Karena itu, setiap kebijakan yang berkaitan dengan pengelolaan, pembangunan, revitalisasi, maupun pemanfaatan aset tersebut harus dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan berorientasi pada kepentingan masyarakat.</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎Ia menambahkan bahwa Pasal 331 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah serta Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD menegaskan bahwa BUMD didirikan untuk memberikan manfaat bagi perkembangan perekonomian daerah, menyelenggarakan kemanfaatan umum, dan meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎&#8221;Jika sebuah aset daerah yang dulunya menjadi pusat ekonomi masyarakat justru mengalami kemunduran, maka wajar apabila publik mempertanyakan efektivitas pengelolaannya. Pemerintah dan pihak terkait perlu memberikan penjelasan yang terbuka kepada masyarakat,&#8221; ujar Fajar.</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎Atas dasar itu, Kami Mahasiswa Samudera meminta Bupati Aceh Utara, DPRK Aceh Utara, Inspektorat, BPK, BPKP, Kejaksaan, dan Kepolisian untuk melakukan audit serta evaluasi menyeluruh terhadap pengelolaan Pasar Geudong. Langkah tersebut dinilai penting untuk memastikan bahwa pengelolaan aset daerah benar-benar berjalan sesuai aturan dan memberikan manfaat bagi masyarakat.</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎&#8221;Masyarakat berhak mengetahui mengapa pusat ekonomi yang telah hidup selama puluhan tahun kini mengalami kemunduran yang begitu drastis. Audit harus dilakukan secara terbuka dan objektif agar persoalan yang sebenarnya dapat diketahui. Jika ada kesalahan kebijakan, kelalaian, atau penyimpangan dalam pengelolaannya, maka harus dievaluasi dan dipertanggungjawabkan sesuai ketentuan hukum yang berlaku,&#8221; tegasnya.</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎Mahasiswa juga menegaskan bahwa apabila ditemukan adanya penyalahgunaan kewenangan, pelanggaran hukum, atau tindakan yang merugikan keuangan daerah maupun masyarakat, maka proses penegakan hukum harus dilakukan secara transparan dan tanpa pandang bulu.</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎&#8221;Keude Geudong bukan hanya deretan kios dan bangunan pasar. Ia adalah ruang hidup masyarakat, tempat banyak keluarga mencari nafkah dan menggantungkan harapan.</span></p>
<figure id="attachment_11579" aria-describedby="caption-attachment-11579" style="width: 4624px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="size-full wp-image-11579" src="https://fokusinspirasi.com/wp-content/uploads/2026/05/20260503_132758.jpg" alt="" width="4624" height="2604" /><figcaption id="caption-attachment-11579" class="wp-caption-text">Kondisi bangunan Keude Geudong, Kecamatan Samudera, Aceh utara. <em>(Foto: RM)</em></figcaption></figure>
<p><span style="font-size: 15px;">Ketika pasar ini kehilangan fungsinya, yang terdampak bukan hanya aktivitas perdagangan, tetapi juga kehidupan masyarakat yang bergantung padanya. Karena itu, sudah saatnya semua pihak serius mencari solusi dan memastikan Pasar Geudong kembali hidup sebagaimana mestinya,&#8221; tutup Fajar.</span><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260602_190503_315.sdocx--></p>
<p>The post <a href="https://fokusinspirasi.com/kemunduran-pasar-geudong-jadi-sorotan-mahasiswa-minta-audit-menyeluruh-pengelolaan-aset-daerah/">Kemunduran Pasar Geudong Jadi Sorotan, Mahasiswa Minta Audit Menyeluruh Pengelolaan Aset Daerah</a> appeared first on <a href="https://fokusinspirasi.com">Fokus Inspirasi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://fokusinspirasi.com/kemunduran-pasar-geudong-jadi-sorotan-mahasiswa-minta-audit-menyeluruh-pengelolaan-aset-daerah/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11706</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Enam Bulan Pascabanjir, Korban Menanti Kepastian: Praktisi Hukum Desak Bupati Aceh Utara Evaluasi Kinerja Penanganan Bencana</title>
		<link>https://fokusinspirasi.com/enam-bulan-pascabanjir-korban-menanti-kepastian-praktisi-hukum-desak-bupati-aceh-utara-evaluasi-kinerja-penanganan-bencana/</link>
					<comments>https://fokusinspirasi.com/enam-bulan-pascabanjir-korban-menanti-kepastian-praktisi-hukum-desak-bupati-aceh-utara-evaluasi-kinerja-penanganan-bencana/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Fokus Inspirasi]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 28 May 2026 15:41:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://fokusinspirasi.com/?p=11697</guid>

					<description><![CDATA[<p>Aceh Utara &#124; Fokusinspirasi.com — Sudah enam bulan sejak banjir bandang melanda <a class="read-more" href="https://fokusinspirasi.com/enam-bulan-pascabanjir-korban-menanti-kepastian-praktisi-hukum-desak-bupati-aceh-utara-evaluasi-kinerja-penanganan-bencana/" title="Enam Bulan Pascabanjir, Korban Menanti Kepastian: Praktisi Hukum Desak Bupati Aceh Utara Evaluasi Kinerja Penanganan Bencana" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://fokusinspirasi.com/enam-bulan-pascabanjir-korban-menanti-kepastian-praktisi-hukum-desak-bupati-aceh-utara-evaluasi-kinerja-penanganan-bencana/">Enam Bulan Pascabanjir, Korban Menanti Kepastian: Praktisi Hukum Desak Bupati Aceh Utara Evaluasi Kinerja Penanganan Bencana</a> appeared first on <a href="https://fokusinspirasi.com">Fokus Inspirasi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<figure id="attachment_11698" aria-describedby="caption-attachment-11698" style="width: 1080px" class="wp-caption alignnone"><img decoding="async" class="wp-image-11698 size-full" src="https://fokusinspirasi.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260528-WA0027.jpg" alt="" width="1080" height="1080" /><figcaption id="caption-attachment-11698" class="wp-caption-text">Riki Iswandi, Praktisi Hukum Muda Aceh.</figcaption></figure>
<p><span style="font-size: 15px;"><strong>Aceh Utara | Fokusinspirasi.com —</strong> Sudah enam bulan sejak banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Aceh Utara, khususnya Kecamatan Samudera yang disebut-sebut sebagai salah satu daerah paling parah terdampak. Namun hingga hari ini, korban bencana mengaku belum menerima kejelasan terkait bantuan pemulihan dari pemerintah, (28/05/26).</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Keluhan demi keluhan terus disampaikan warga. Mereka mempertanyakan lambannya pencairan bantuan, mulai dari uang jadup, bantuan rehabilitasi rumah, hingga dana pemulihan ekonomi atau stimulan dari Kementerian Sosial. Di tengah kondisi ekonomi yang semakin sulit, masyarakat merasa seperti ditinggalkan setelah musibah berlalu.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Praktisi hukum Riki Iswandi turut menyoroti lambannya penanganan tersebut. Ia mengaku kecewa terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Aceh Utara yang dinilai belum mampu menghadirkan kepastian bagi korban banjir meski sudah berlalu setengah tahun.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">“Enam bulan bukan waktu yang singkat. Masyarakat korban banjir sampai hari ini masih bertanya-tanya, apakah data belum selesai, atau masih terus diperbaiki? Kalau memang ada kendala, harus dijelaskan secara terbuka kepada masyarakat,” ujarnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Menurutnya, Kecamatan Samudera merupakan salah satu wilayah dengan dampak terparah saat banjir melanda. Banyak warga kehilangan harta benda, rumah rusak, usaha lumpuh, masih tinggal di tenda, bahkan ada yang hingga kini masih hidup dalam keterbatasan akibat belum pulihnya kondisi ekonomi keluarga.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Ia meminta Bupati Bupati Aceh Utara untuk segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap pihak-pihak yang menangani persoalan bantuan bencana, termasuk bagian pendataan dan instansi terkait seperti BPBD maupun tim penanganan bantuan sosial.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">“Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban akibat lambannya birokrasi. Bila ada pihak yang tidak kompeten atau menghambat pencairan bantuan, maka harus segera dievaluasi. Jangan biarkan penderitaan rakyat berlarut-larut,” tegasnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Riki juga mengingatkan bahwa masyarakat korban banjir saat ini bukan lagi membutuhkan janji, melainkan tindakan nyata. Ia berharap pemerintah daerah dapat lebih serius memperjuangkan hak-hak masyarakat yang hingga kini masih menunggu uluran bantuan dari pemerintah pusat.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Di sejumlah desa di Kecamatan Samudera, bekas banjir masih menyisakan luka mendalam. Sebagian rumah warga belum sepenuhnya diperbaiki, aktivitas ekonomi belum stabil, dan banyak masyarakat kecil yang harus berjuang sendiri untuk bangkit dari keterpurukan.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">“Kasihan masyarakat kecil. Ketika banjir datang, mereka kehilangan segalanya. Tetapi setelah air surut, mereka kembali harus menghadapi kenyataan pahit karena bantuan yang diharapkan tak kunjung tiba,” tambahnya.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Masyarakat berharap pemerintah tidak hanya hadir saat bencana terjadi dan kamera menyorot penderitaan rakyat, tetapi juga hadir ketika korban membutuhkan kepastian untuk kembali melanjutkan hidup mereka dengan layak.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Sementara itu, saat ditanya mengenai total anggaran dari pemerintah pusat yang diperuntukkan bagi pemulihan pascabencana, Bupati Aceh Utara Ismail A Jalil atau yang akrab disapa Ayah Wa mengatakan persoalan anggaran lebih tepat dijelaskan oleh bagian keuangan daerah.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Saat ditanya berapa total anggaran pemulihan paskabencana diterima Aceh Utara? </span><span style="font-size: 15px;">“Persoalan anggaran sebaiknya ditanyakan ke bagian keuangan,” ujar Ayah Wa, usai melakukan pertemuan dengan sejumlah Wartawan Aceh Utara dan Lhokseumawe, di Aula Kantor Bupati Aceh Utara pada Selasa, 26 Mei 2026.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Saat ditanya terkait persentase pemulihan pascabencana, Ayah Wa mengakui proses pemulihan bencana saat ini masih tergolong rendah.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Namun demikian, ia memastikan penyaluran bantuan bagi korban bencana terus berjalan dan tidak mengalami kendala berarti.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">“Sebenarnya tidak ada kendala. Untuk beberapa kecamatan sudah mulai disalurkan dengan nilai hampir Rp29 miliar. Sementara untuk kecamatan terdampak lainnya akan menyusul dalam waktu dekat karena data dari Badan Pusat Statistik (BPS) sudah diserahkan ke Kementerian Sosial,” jelasnya.</span><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260528_223658_343.sdocx--></p>
<p>The post <a href="https://fokusinspirasi.com/enam-bulan-pascabanjir-korban-menanti-kepastian-praktisi-hukum-desak-bupati-aceh-utara-evaluasi-kinerja-penanganan-bencana/">Enam Bulan Pascabanjir, Korban Menanti Kepastian: Praktisi Hukum Desak Bupati Aceh Utara Evaluasi Kinerja Penanganan Bencana</a> appeared first on <a href="https://fokusinspirasi.com">Fokus Inspirasi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://fokusinspirasi.com/enam-bulan-pascabanjir-korban-menanti-kepastian-praktisi-hukum-desak-bupati-aceh-utara-evaluasi-kinerja-penanganan-bencana/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11697</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Wagub Aceh Jajaki Kerja Sama Lingkungan, Energi dan Wisata dengan UEA</title>
		<link>https://fokusinspirasi.com/wagub-aceh-jajaki-kerja-sama-lingkungan-energi-dan-wisata-dengan-uea/</link>
					<comments>https://fokusinspirasi.com/wagub-aceh-jajaki-kerja-sama-lingkungan-energi-dan-wisata-dengan-uea/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Fokus Inspirasi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 May 2026 06:52:26 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://fokusinspirasi.com/?p=11694</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#124; Fokusinspirasi.com— Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah melakukan silaturahmi sekaligus pertemuan dengan <a class="read-more" href="https://fokusinspirasi.com/wagub-aceh-jajaki-kerja-sama-lingkungan-energi-dan-wisata-dengan-uea/" title="Wagub Aceh Jajaki Kerja Sama Lingkungan, Energi dan Wisata dengan UEA" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://fokusinspirasi.com/wagub-aceh-jajaki-kerja-sama-lingkungan-energi-dan-wisata-dengan-uea/">Wagub Aceh Jajaki Kerja Sama Lingkungan, Energi dan Wisata dengan UEA</a> appeared first on <a href="https://fokusinspirasi.com">Fokus Inspirasi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-11695" src="https://fokusinspirasi.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260526-WA0019.jpg" alt="" width="4160" height="3120" /></p>
<p><span style="font-size: 15px;"><strong>Jakarta | Fokusinspirasi.com</strong>— Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah melakukan silaturahmi sekaligus pertemuan dengan Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia, Abdulla Salem Al-Dhaheri, di Kedutaan Besar UEA, Jakarta, Senin (25/5/2026).</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎Pertemuan tersebut membahas penjajakan kerja sama antara Pemerintah Aceh dengan UEA di sejumlah sektor, khususnya terkait lingkungan hidup dan energi.</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎Dalam pertemuan itu, Wagub Aceh menyampaikan pentingnya kolaborasi internasional dalam mendukung pembangunan berkelanjutan di Aceh, termasuk upaya menjaga kelestarian kawasan hutan dan ekosistem Gunung Leuser yang menjadi salah satu paru-paru dunia.</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎Selain isu pelestarian lingkungan, pembahasan juga menyentuh peluang kerja sama di bidang energi serta pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pemerintah Aceh berharap kemitraan dengan UEA dapat membuka ruang investasi dan program-program pembangunan yang berdampak langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat.</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎Fadhlullah juga menjajaki peluang kerja sama pengembangan sektor pariwisata, khususnya kawasan Sabang yang dinilai memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata unggulan. Pengembangan wisata bahari, ekowisata, hingga infrastruktur pendukung pariwisata menjadi bagian dari pembahasan dalam pertemuan tersebut.</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎</span><br />
<span style="font-size: 15px;">‎Menurut Fadhlullah, Aceh memiliki potensi besar di sektor sumber daya alam, energi terbarukan, hingga pariwisata yang dapat dikembangkan melalui sinergi dengan mitra internasional.</span><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260526_135052_895.sdocx--></p>
<p>The post <a href="https://fokusinspirasi.com/wagub-aceh-jajaki-kerja-sama-lingkungan-energi-dan-wisata-dengan-uea/">Wagub Aceh Jajaki Kerja Sama Lingkungan, Energi dan Wisata dengan UEA</a> appeared first on <a href="https://fokusinspirasi.com">Fokus Inspirasi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://fokusinspirasi.com/wagub-aceh-jajaki-kerja-sama-lingkungan-energi-dan-wisata-dengan-uea/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11694</post-id>	</item>
		<item>
		<title>Mualem Saksikan Langsung RDP DPR-RI Bahas Revisi UUPA</title>
		<link>https://fokusinspirasi.com/mualem-saksikan-langsung-rdp-dpr-ri-bahas-revisi-uupa/</link>
					<comments>https://fokusinspirasi.com/mualem-saksikan-langsung-rdp-dpr-ri-bahas-revisi-uupa/#respond</comments>
		
		<dc:creator><![CDATA[Redaksi Fokus Inspirasi]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 25 May 2026 12:11:00 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Berita]]></category>
		<category><![CDATA[Daerah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://fokusinspirasi.com/?p=11691</guid>

					<description><![CDATA[<p>Jakarta &#124; Fokusinspirasi.com – Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) mendadak muncul di <a class="read-more" href="https://fokusinspirasi.com/mualem-saksikan-langsung-rdp-dpr-ri-bahas-revisi-uupa/" title="Mualem Saksikan Langsung RDP DPR-RI Bahas Revisi UUPA" itemprop="url"></a></p>
<p>The post <a href="https://fokusinspirasi.com/mualem-saksikan-langsung-rdp-dpr-ri-bahas-revisi-uupa/">Mualem Saksikan Langsung RDP DPR-RI Bahas Revisi UUPA</a> appeared first on <a href="https://fokusinspirasi.com">Fokus Inspirasi</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><img decoding="async" class="alignnone size-full wp-image-11692" src="https://fokusinspirasi.com/wp-content/uploads/2026/05/IMG-20260525-WA0030.jpg" alt="" width="1599" height="1066" /></p>
<p><span style="font-size: 15px;"><strong>Jakarta | Fokusinspirasi.com –</strong> Gubernur Aceh, Muzakir Manaf (Mualem) mendadak muncul di pintu ruang rapat Badan Lagislasi DPR-RI, Jakarta, Senin (25 Mei 2026). Hari itu, Banleg DPR_RI sedang Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DPR Aceh membahas revisi Undang-Undang Pemerintah Aceh.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Seperti pengunjung umumnya, Mualem yang ditemani Sekretaris Daerah Aceh Nasir Syamaun serius menyimak jalannya RDP revisi UUPA. </span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">“Saya memang ingin menyaksikan sendiri proses revisi UUPA ini,” kata Mualem. “Saya mengapresiasi DPR Aceh yang berupaya berbuat terbaik untuk Aceh.”</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Tak berapa lama kemudian, datang Ketua Banleg DPR-RI, Dr Bob Hasan, dan mengajak Mualem dan Nasir ke ruang VIP Banleg. Sebelumnya, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah juga terlihat datang ke Banleg DPR-RI sebelum rapat berlangsung. “Semangat ya,” kata Dek Fadh kepada anggota DPR Aceh yang menghadiri RDP.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Juru Bicara Pemerintah Aceh, Dr Nurlis Effendi, yang ikut hadir dalam RDP revisi UUPA tersebut menjelaskan bahwa rapat berjalan dengan baik. “Tidak ada perdebatan. Hanya ada upaya untuk menyelaraskan draft revisi UUPA dari DPR-RI dengan usulan DRP Aceh dan Pemerintah Aceh,” kata Nurlis.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">RDP di Banleg DPR-RI berlangsung pada pukul 14.40-15.00. Ketua Panja Banleg DPR-RI Rapat, Ahmad Imam Sukri, mengatakan pada prinsipnya revisi ini dilakukan untuk kebaikan rakyat Aceh. “Bagaimana kita semua dapat memahami dengan baik tentang apa yang disepakati,” katanya.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Setelah dipersilahkan memberi tanggapan, Ketua DPR Aceh, Zulfadhli (Abang Samalanga), membuka pembicaraan dan beriterimakasih kepada Banleg DPR-RI yang telah mengundang tim DPR Aceh. “Saya persilahkan Wakil Ketua DPR Aceh (Ali Basrah) untuk membacakan tanggapan,” kata Abang Samalanga.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Secara umum, dari tanggapan DPR Aceh yang dibacakan Ali Basrah, terdapat 28 poin perubahan pada sejumlah pasal UUPA versi revisi. Termasuk pada konsideran. Sebelumnya, DPR Aceh dan Pemerintah Aceh mengusulkan perubahan pada 8 pasal dan satu pasal tambahan.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Namun, setelah ditelaah oleh Tim Pembahas Revisi UUPA dari DPR Aceh dan Pemerintah Aceh, dari 28 poin perubahan tersebut yang tidak sinkron hanya 8 poin yang berkaitan dengan kewenangan Aceh. </span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">“Banleg DPR-RI akan membahas lagi 8 poin tersebut. Sedangkan Dana Otsus Aceh di dalam draft revisi UUPA itu sudah dicantumkan setara 2,5 persen plafon Dana Alokasi Umum Nasional,” kata Nurlis.</span></p>
<p><span style="font-size: 15px;">Sebelumnya, Mualem telah menyebutkan dua poin penting pada revisi UUPA yaitu tentang kewenangan Pemerintah Aceh sesuai MoU Helsinki, dan Dana Otsus setara 2,5 persen plafon Dana Alokasi Umum Nasional.</span><!--/data/user/0/com.samsung.android.app.notes/files/clipdata/clipdata_bodytext_260525_190729_396.sdocx--></p>
<p>The post <a href="https://fokusinspirasi.com/mualem-saksikan-langsung-rdp-dpr-ri-bahas-revisi-uupa/">Mualem Saksikan Langsung RDP DPR-RI Bahas Revisi UUPA</a> appeared first on <a href="https://fokusinspirasi.com">Fokus Inspirasi</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
					<wfw:commentRss>https://fokusinspirasi.com/mualem-saksikan-langsung-rdp-dpr-ri-bahas-revisi-uupa/feed/</wfw:commentRss>
			<slash:comments>0</slash:comments>
		
		
		<post-id xmlns="com-wordpress:feed-additions:1">11691</post-id>	</item>
	</channel>
</rss>
